Kamis, 31 Januari 2008

IKHWAN ATAU BAKWAN


Oh.... Ikhwan
Apa bedanya dengan si Marwan
Si Ali, Paijo atau si Iwan
Oh ternyata cuma sebutan

Oh.... Ikhwan
Walaupun tidak rupawan
Alias modal tampang pas-pasan
Tetep aja tebar senyuman

Oh.... Ikhwan
Gayanya sih bisa ketebak & kelihatan
Jenggot melambai,baju koko & sendal jepit usang
Sesekali komat-kamit sambil jalan

Oh.... Ikhwan
Nyarinya susah-susah gampang
Kadang di masjid, kampus or sekolahan
Mungkin juga lagi nyari sampingan
Nggak taunya buat biaya walimahan :)

Oh.... Ikhwan
Ngomonginnya masalah aksi dan kepartaian
Juga Liqo'an and hapalan
Kata orang "Nggak ada bahasan yang lain, wan ?"

Oh.... Ikhwan
Anehnya kalo lagi jalan
Ngukurin tanah apa ngitung lantai sih, wan?
Oh..... ternyata dia jaga pandangan !!!

Ikhwan... Ikhwan...
Lucunya kalo akhwat sedang berpapasan
Langsung minggir! , acuh tak acuh kaya' musuhan
(Gubrak...!!!!! apaan tuh, wan?)
Eh.... dia jatuh, kagak ngeliat ada selokan :))

Oh.... Ikhwan, apa semuanya begitu, wan ?
Ada nggak yang masih tebar pesona & jelalatan ?
Berarti itu bukan ikhwan, (kan cuma sebutan ?!!)
Nah para akhwat, hati-hati mungkin dia nyari
pasangan

disadur dari: http://pernikahan.dudung.net/artikel.php

Afwan nih bagi yang merasa ikhwan yg berkunjung ke blog ana jangan tersinggung ya hehehehe…afwan jiddan kalo ada yang merasa……….!!!

CERPEN

Sejuta perpisahan

SOFYAN terpaku di depan televisi TVRI yang sedang menyiarkan tilawah Al-Qur’an.Lantunan ayat-ayat suci mengalun dengan merdu dari bibir sang qari’.Sofyan menikmati keidahan firman Allah.Kalimat-kalimat suci dalam bahasa Arab itu menghujam relung hatinya.

Terasa sekali dirinya semakin terasing. Ya terasing oleh lingkungan sekitarnya yang mulai jauh dari nilai-nilai religius. Orang-orang di sekeliling sofyan telah banyak yang menjauh darinya. Bahkan orang – orang terdekatnya sekali pun seperti istri dan kedua anaknya.Hindun sang pendamping hidupnya mulai terpengaruh oleh gaya kehidupan yang materialistis.Kedua buah hatinya intan dan zamrud juga ikut terkontaminasi oleh gaya hidup baru sang mama.

Sang qori’ dilayar televisi kini sedang mengalunkan surah Maryam. Ia jadi mengingat kenangannya bersama istri dan anaknya di waktu dulu. Ya masa lalu yang teramat menyenangkan. Saat itu sofyan dan kelurganya selalu sholat berjamaah di mushollah rumahnya. Sehabis sholat mereka pun bertadarus bersama-sama.

Kini semua itu tinggal kenangan, tumpukan tikar sholat milik istri dan anak-anaknya sudah lama terabaikan di sudut mushollah rumahnya. Seandainya tikar itu bisa bicara ,tentulah tikar-tikar itu akan protes kepada hindun, intan dan zamrud.Yaa.. protes kenapa tikar mereka tidak pernah lagi dipakai untuk sholat seperti alas sholat milik sofyan.

“Hai., Pap? Mama pulang!” istrinya langsung menyelonong masuk.
Lelaki itu tak menggubris istrinya, Astagfirullah rupanya hindun sudah malas untuk mengucapkan salam . Entah racun apa yang selama ini di dapat melalui kumpul-kumpul dengan ibu-ibu PKK dan darma wanita yang gemar arisan, pamer perhiasan, ghibah dan kegiatan yang tidak berguna lainnya.

Hindun kini duduk didekat sofyan di taruhnya bungkusan plastik departemen store diatas meja.Entah isinya baju atau atau apalah. Sesaat kemudian tangan hindun membuka kardus McD. Tangan wanita itu meraih hamburger dari dalam kardus,hindun pun mengunyah makanan barat itu.
Sofyan tidak memperhatikan hindun, matanya masih mengamati lantunan ayat-ayat al-qur’an.

“ Wah bagaimana papa bisa maju kalau cuman nongkrong di depan televisi dan dzikir di dalam mushollah saja?” hindun mengomentari sikap suaminya.Lelaki itu diam tidak menjawab matanya terpejam. Di bukanya lebar-lebar untuk menagkap bacaan ayat 72 dan 73 surah Maryam.

“ Statis!” hindun mengeluarkan celaan dari mulutnya.” Mana mungkin Islam maju kalau punya pemimpin seperti papa? Makanya jangan heran papa tidak terpilih jadi anggota DPR. nama papa saja berada di urutan bawah daftar caleg.”

“ Aku tidak jadi anggota dewan bukan karena aku seperti yang mama katakan.” Sofyan menatap tajam istrinya.
“ Lantas?’
mamakan tahu sendiri.aku tidak mau menyetujui rencana dari ketua partai.Partai kami berpeluang besar memperoleh banyak kursi dalam pemilihan itu. Sebab massa umat islam yang taklid hampir di pastikan memilih partai ini. Karena kiyai mereka mengatakan wajib memilih partai sendiri.” Sofyan menghela nafas sejenak.

“ Sudah tahu partainya berpeluang besar menang kenapa tidak setia kepada pimpinannya?’ mulut kecil hindun mengomel.” Ya itulah akibatnya tidak nurut sama bos. Tetap tidak bisa jadi anggota dewan walaupun partainya sukses di pemilu. Namanya saja di urutan buncit.”

“ Apa??? Aku harus nurut kemauan ketua??? Itu gila namanya!!
“ papa yang gila.tidak bisa memanfaatkan peluang jabatan.”
“ Stop!!!Sofyan berseru tegas.” Aku tidak mau berpikir sekuler.Aku tidak ingin seperti teman-teman yang sudah teracuni virus kompromi dengan kebatilan.”

“ Zaman sekarang mana bisa hidup tanpa kompromi pak? Pakai dong akal sehatnya! Kita tidak hanya butuh idealisme doang.kita perlu makan juga.” Hindun berusaha menggurui suaminya.wanita itu tertawa geli melihat suaminya yang terlalu idealis.

Mata soyan terbelalak mendengar ucapan dari istrinya.” Apa waras kita kompromi dengan zionis?”

Apa salahnya? Toh cuman kompromi biasa,sebatas hubungan dagang seperti yang di usulkan oleh bos papa itu. Lihat, partai papa kini jadi pendukung utama kompromi tersebut.” Ujar hindun.

“ bagaimanapun alasannya,haram hukumnya berdamai dengan yahudi!”
“ papa ini siapasih? Kiai saja bukan, di kepengurusan pusat partaipun tidak jadi presidium
Ngaca dong, pa?
“ Seharusnya mama yang ngaca!”
“ Lho.. kok mama yang di suruh ngaca? Papakan yang sok idealis,sok alim,sok bersih dari KKN lah ,atau juga sok jadi pahlawan umat islam.memangnya papa kepingin disebut Mister Clean,hah..?
Sofyan menghirup napas dalam-dalam Masya Allah, ternyata hindun telah jauh berubah pendirian.
Akh, sofyan teringat masa lalu yang indah tentang istrinya. Dulu hindun seorang aktivis organisasi islam yang cukup militan di kampusnya.Dia mahasiswi yang cukup cerdas dan rajin,IP nya tiap semester selalu memuaskan.rutinitas bangku kuliah tak menghalangi hindun muda untuk aktif berda’wah di mesjid kampus.

Hindun selalu berusaha mengajak mahasiswi lainnya,khususnya teman-teman di jurusanya untuk main ke mushollah, sebenarnya usahanya tidak hanya sebatas sampai objek dakwahnya ketika mau sholat saja tertapi lebih dari itu,wanita yang kini jadi istrinya selalu berusaha men-sibghoh cewek-cewek yang selama ini tidak kenal dengan dengan islam. Ya pada akhirnya semakin banyak teman –teman yang mengikuti jejaknya
Ya jejak berbusana muslimah,jejak rajin kemushollah,jejak beramar ma’ruf nahi munkar,yang terpenting jejak menjadi figur wanita sholehah.

Sofyan kagum kepada hindun juga dikarenakan militansi dari wanita itu.sebab banyak orang,terutama aparat keamanan mejulukinya sebagai singa betina yang mengaum di podium.Yaa… hindun selau tak gentar berorasi jika turun untuk berdemo.meskipun namanya masuk dalam daftar target operasi (TO) militer karena orasi-orasinya yang merong-rong pemerintah.

Bahkan hindun pernah di bui dalam sebuah tahanan sebuah kantor polisi.Dia di tangkap dalam kasus mesjid kampus.Ketika itu beberapa kompi polisi dan tentara masuk kampus.Tampaknya intel pemerintah melaporkan bahwa dihalaman mesjid kampus terdapat rapat akbar mahasiswa islam yang mengecam militer yang membantai puluhan santri pondok pesantren di pinggir kota,tanpa alasan yang jelas.
Karena panglima militer tersinggung,dia mengerahkan tentara beserta kekuatan kavaleri ke tempat rapat akbar.

Perlawanan dari mahasiswa tak terelakan, namun mahasiswa harus kalah karena tidak memiliki senjata sepucuk pun.Pelanggaran Ham di sana tentara dengan sadis memukuli para mahasiswa dengan popor senapan.Mahasiswa yang melawan di tembak dengan senapan otomatis yang di isi dengan peluru karet.Meskipun lebih kecil bahayanya dari pada peluru tajam namun jika di tembak dari jarak dekat bisa meyebabkan kematian..Puluhan mahasiswa yang di curigai sebagai komunitas penggerak demo di tangkap.

Puluhan mahasiswa yang di tangkap akhirnya di titipkan di tahanan polisi,bayangkan, mereka di bui tanpa di pisahkan antara ikhwan dengan akhwat yang di anggap telah melawan pemerintah.di salah satu ruang tahanan itulah hindun dan sofyan sama –sama di penjara.Mereka bertemu dan akhirnya saling kenal selanjutnya, mereka mengikatkan diri dalam tali pernikahan.

Semula hindun tetap istiqomah memegang nilai islam dan idealisme militan seorang aktivis sekuler dari kampus, dia ingin berda’wah di masyarakat,khususnya dikalangan ibu-ibu.Hindun sering meninggalkan rumah untuk memberikan ilmu agama yang di dapatnya, jadwalnya padat sehingga untuk keluarganya pun sedikit waktu yang ia berikan.

Saat sikap jelek hindun belum muncul,sofyan menasehati istrinya agar tidak sering meninggalkan rumah” Mama harus sering memperhatikan keluarga.Kami sangat butuh perhatianmu ma.”

“Papa ini gimana sih,mama berdakwah.kita tidak boleh meninggalkan medan itu.Apa lagi kondisi masyarakat kita semakin tidak islami mereka melakukan syirik,bid’ah, dan kemaksiatan,ini sudah menjadi tugas kita pa.”
Hindun berbicara panjang lebar menjawab teguran dari suaminya.
“Iya mama betul. Tapi mubaligh kan banyak tidak hanya kita,jadi mama tidak perlu repot mencurahkan banyak waktu untuk mereka.mama perlu lebih memperhatikan keluarga.ingat intan dan zamrud jauh lebih membutuhkan mama.” Sofyan berusaha untuk mengingatkan istrinya.Lagi pula kita dilarang untuk menjadi lilin,lilin itu menyinari gelapnya malam,dengan cahanya tetapi dirinya sendiri terbakar dan menderita sampai akhirnya mati dengan mengenaskan.”

“Mama ngerti pa!” hindun memahami kalimat sofyan.” Dan kita diharuskan jadi bulan kan pa?” mama sudah berusaha untuk membagi waktu dengan baik percayalah pa!”

Entah lama-lama hindun berubah. Sikap negatifnya itu tumbuh secara perlahan-lahan seperti tetesan air yang melubangi batu. Yaaa.. begitu kuatnya pengaruh kumpul dengan ibu-ibu materialistis meskipun di poles dalam bentuk pengajianlah,majelis ta’limlah bakti amal lah, dan lah-lah lainya.

“ Pa’ mama tidak tahan lagi hidup dengan idealis seperti papa!” Deg! Kalimat hindun menembus telinga sofyan hingga menyadarkan laki-laki itu dari lamunannya tentang masa lalu.

“Jadi?” sofyan butuh penegasan.” Seperti pembicaraan sebelumnya, mama minta cerai!”suara hindun ketus.” Mama bosan dengan idealisme papa,sulit untuk mencukupi kebutuhan kalau hanya mengandalkan gaji kecil papa sebagai guru.”

Sofyan sebelumnya sudah istikhorah,hasilnya,tuntutan hindun di penuhinya,keretakan bahtera tidak dapat di satukan lagi.” Kalau begitu maunya anak-anak ikut papa!”
“Ngga bisa! Mereka harus ikut mama! Dapat apa intan sama zamrud dari papanya? Sama mama mereka bisa hidup enak dengan usaha butik yang mama rintis. Mereka tidak akan makan idealis papa! Mereka butuh makan enak,pakaian bagus, dan perlengkapan hidup yang memadai,pa!

“ sama papa mereka dapat di didik agama!” sofyan memotong kalimat hindun, papa tidak ingin anak-anak hidup dalam lingkungan materialis yang sudah mama ciptakan,hidup dengan mama akan membuat mereka….”

“Akan membuat mereka apa? Hindun balas memotong kata-kata sofyan justru dengan papa mereka akan sengsara,mama tidak ingin anak-anak hidup dengan bapaknya yang miskin,dapat apa mereka?

Pendidikan agama! Lebih baik hidup miskin,tapi hidup dengan penuh ketenangan!
“oke,deh,kita tidak perlu ribut sekarng!
Tantang hindun.

Sofyan pasrah atas nasib buruk yang sedang menimpa hindun..Ya… mungkin itu pengaruh dari pada teman-teman hindun,yang sedang berusaha di ceramahinya.tapi karena hindun kalah kuat,justru dia sendiri yang telah tersibghoh oleh kebatilan.
Sofyan berdiri lemas di teras kantor pengadilan Agama.Pandanganya teriris-iris melihat kedua anaknya bersama hindun masuk mobil dan meninggalkannya sendiri.” Semoga Allah melindungi kedua anakku.Mudah-mudahan pula Allah memberikan hidayah bagi istriku amin…”

Lelaki itu sempat bimbang menerima kenyataan bahwa anaknya ikut hindun.Bagaimana tidak khawatir,hindun mempengaruhi mereka dengan budaya materialistis.” Ya Allah kuatkanlah hamba-Mu menerima ujian ini.Aku telah berusaha menjalankan tugasku sebagai hamba-Mu,ampunilah dosaku ya Allah,sofyan berdoa dalam hati.

Lelaki itu kecewa dengan keputusan pengadilan. yaaa… hakim lebih mementingkan masa depan kedua anaknya dari segi materi,bukan atas dasar keselamatan agama.” Aku harus tegar!” kedua matanya mengeluarkan dua tetas cairan kristal.Dia berpisah dengan sejuta kenangan,yaaa… dia merasa menghadapi sejuta perpisahan.



STATISTIK HAK VETO

Statistik Hak वेतो
Hak veto di PBB adalah hak yang dimiliki lima negara pendiri PBB untuk menggagalkan sebuah resolusi. Jika satu negara menggunakan hak vetonya, maka resolusi tersebut menjadi batal walaupun jika seluruh negara lain menyetujuinya. Negara-negara yang memiliki hak veto adalah Amerika Serikat, Rusia (dulu dimiliki oleh Uni Sovyet), Republik Rakyat China (dulu dimiliki oleh Republik China), Prancis dan Inggris (UK).
Berdasarkan perhitungan saya, negara yang paling banyak menggunakan hak veto adalah Uni Sovyet, yaitu sebanyak 122 kali. Kemudian diikuti oleh Amerika Serikat sebanyak 81 kali. Inggris dan Prancis menggunakan hak veto sebanyak 32 dan 18 kali. Sedangkan China baru menggunakannya sebanyak 5 kali.
Dari 122 hak veto yang digunakan oleh Uni Sovyet dan Rusia, 102 di antaranya digunakan pada 15 tahun pertama PBB berdiri. Sedangkan Amerika Serikat baru pertama kali menggunakan hak vetonya pada tahun 1970.
Dari sekian banyak penggunaan hak veto tersebut, ada beberapa resolusi yang berhubungan dengan Indonesia, yaitu tiga kali ketika perang kemerdekaan Indonesia tahun 1949, dan satu kali saat konfrontasi dengan Malaysia. 3 dari 4 dari kandidat resolusi tersebut diveto oleh Uni Sovyet.
Dari 81 veto Amerika Serikat, nyaris setengahnya berhubungan dengan dukungan Amerika Serikat terhadap Israel, yaitu sebanyak 39 veto.
Dalam konflik Arab-Israel, dari 175 resolusi Dewan Keamanan PBB tentang Israel, 97 menentang Israel, 74 netral dan 4 mendukung Israel. Tentunya ini tidak termasuk resolusi yang diveto Amerika Serikat. Sedangkan pada pemungutan suara pada Majelis Umum, 55642 suara menentang Israel, dan hanya 7938 yang mendukung Israel.
Walaupun negara-negara anggota PBB secara umum tidak mendukung apa yang dilakukan Israel, tetapi pada kenyataannya aksi konkret yang dilakukan PBB justru lebih mendukung Israel. Tak bisa dibantah lagi, hak vetolah yang menyebabkan masalah ini.
Referensi:
· The UN’s Record Vis a Vis Israel
· The Security Council Veto - Global Policy Forum
· Table of Vetoed Draft Resolutions in the United Nations Security Council 1946-2002




Selasa, 29 Januari 2008

SIAPAKAH DR YUSUF QARDHAWI -HADAHULLAH

SIAPAKAH DR YUSUF QARDHAWI -HADAHULLAH-Selasa, 25 Juli 2006 - 05:58 PM, Penulis: Abu Afifah
Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Rasulullah. Wa ba’du : Sesungguhnya bencana yang tengah menimpa umat dewasa ini adalah menjamurnya kelompok-kelompok orang yang berani memanipulasi (memalsukan) “selendang ilmu” dengan mengubah bentuk syari’at Islam dengan istilah “tajdidi” (pembaharuan), mempermudah sarana-sarana kerusakan dengan istilah “fiqih taysiir” (fiqih penyederahanaan masalah), membuka pintu-pintu kehinaan dengan kedok “ijtihad” (upaya keras untuk mengambil konklusi hukum Islam), melecehkan sederet sunnah-sunnah Nabi dengan kedok “fiqih awlawiyyat” (fiqih prioritas), dan berloyalitas (menjalin hubungan setia) dengan orang-orang kafir dengan alasan “memperindah corak (penampilan) Islam”. Tokoh yang menjadi pentolannya adalah seorang tukang fatwa lewat parabola, Yusuf Qardhawi, yang berusaha keras menyebarkan gagasan-gagasan pemikiran di atas lewat tayangan-tayangan parabola, jaringan-jaringan internet, konfrensi-konfrensi, studi-studi keislaman, ceramah-ceramah, dan lain-lain. Lembaran-lembaran kertas yang ada di hadapan pembaca ini memuat ringkasan dari beberapa ide pemikiran tokoh ini (Qardhawi) yang dengan berbagai cara berusaha melariskan ide-ide pemikiran tersebut. Sengaja penulis tampilkan gagasan-gagasan Qardhawi ini sebagai upaya memberi nasehat kepada umat Islam, dan sebagai pernyataan berlepas diri, serta memberi peringatan kepada umat Islam agar selalu waspada terhadap tokoh ini (Qardhawi) dan tokoh-tokoh lain yang seide dengannya. Penulis tidak berpanjang kalam dalam mengemukakan bantahan terhadap tokoh ini (Qardhawi), karena apa yang akan penulis paparkan di sini masih dipandang kontroversial (nyeleneh) oleh kalangan orang-orang awam. Siapa yang ingin mengetahui secara rinci uraian tentang gagasan-gagasan pemikiran Qardhawi berikut sanggahan-sanggahannya, semuanya telah tercantum di dalam kitab “Al-I’laam binaqdi Al-Kitab Al-Halal wa Al-Haram” (“Kritik terhadap kitab ‘Halal dan Haram’ "Qardhawi) karya Syeikh Shalih Alu Fauzan, juga “AR-Raddu ‘Ala Al-Qardhawi” (Karya Syeikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy, pent.), dan kitab-kitab lainnya . PERTAMA : SIKAP (PENDIRIAN) QARDHAWI TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR Qardhawi bersikap plin-plan dan mematikan aqidah (keyakinan) wala’ (berloyalitas kepada orang-orang beriman) dan bara’ (bermusuhan) dengan orang-orang kafir. Silahkan anda simak gagasan-gagasan pemikiran Yusuf Qardhawi berikut ini : 1. Berkenaan dengan orang-orang Nashrani, Qardhawi berkata : “Semua urusan yang berlaku di antara kita (maksudnya : kaum muslimin dan orang-orang Nashrani, pent.) menjadi tanggungjawab kita bersama, karena kita semua adalah warga dari tanah air yang satu, tempat kembali kita satu, dan umat kita adalah umat yang satu. Aku mengatakan sesuatu tentang mereka, yakni saudara-saudara kita yang menganut agama Masehi (Kristen) – meskipun sementara orang mengingkari perkataanku ini – “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara”. Ya, kita (kaum muslimin, pent.) adalah orang-orang beriman, dan mereka (para penganut agama Kristen) juga orang-orang beriman dilihat dari sisi lain. 2. Melalui acara yang sama, Qardhawi mengatakan – berkenaan dengan orang-orang Kristen Qibthi (di Mesir) – bahwa orang-orang Kristen Qibthi pun dapat mempersembahkan barisan syuhada’ *(orang-orang yang mati syahid). 3. Qardhawi berkata : “Sesungguhnya rasa cinta (persahabatan) seorang muslim dengan non-muslim bukan merupakan dosa.” 4. Qardhawi berkata : ”Permusuhan yang terjadi antara kita (kaum muslimin) dengan orang-orang Yahudi semata-mata dilatarbelakangi masalah sengketa tanah (wilayah Palestina, pent.) bukan dilatarbelakangi masalah agama”. Dan Qardhawi menyatakan bahwa firman Allah لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِيْنَ آمَنُوا الْيَهُوْدَ وَالَّذِيْنَ أَشْرَكُوْا.... (المائدة : 82) Artinya : “Niscaya engkau akan dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang beriman adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik….” (Q.S. Al Maidah : 82) hanya berlaku untuk situasi yang ada di masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bukan untuk situasi di zaman sekarang, di samping itu dapat diketahui bahwa firman Allah pada akhir ayat di atas menjadi dalil (bukti) tentang eratnya hubungan persahabatan orang-orang Nashrani di zaman sekarang dengan kaum muslimin”. Qardhawi juga mengatakan : “Apabila kaum muslimin kuat kedudukannya, maka berarti kuat pula kedudukan saudara-saudara mereka yang menganut agama Masehi (Kristen) tanpa diragukan sedikit pun. Dan apabila kaum muslimin lemah kedudukannya, maka berarti lemah pulalah kedudukan orang-orang yang menganut agama Masehi (Kristen)”. 5. Qardhawi menyatakan dalam berbagai kesempatan bahwa Islam – menurut klaim Qardhawi – menghormati agama-agama mereka (orang-orang Yahudi dan Nashrani. pent.) yang telah diubah oleh tangan manusia, dan Qardhawi mengatakan bahwa status (kedudukan) orang-orang Yahudi dan Nashrani sejajar dengan status, (kedudukan) kaum muslimin ; mereka boleh mengambil hak-hak mereka secara utuh dan mereka bertanggungjawab melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka dengan sebaik-baiknya, sedangkan status tanah air (wilayah negara) menjadi milik bersekutu antara warga negara muslim dan warga negara Nashrani. Qardhawi menyatakan bahwa Islam menitikberatkan sisi-sisi persamaan antara kita (kaum muslimin) dan mereka (orang-orang Nashrani) dan tidak menitikberatkan sisi-sisi perbedaan, dan bahwa kaum muslimin bersama orang-orang Nashrani semuanya harus berdiri tegak membentuk satu barisan di dalam satu tanah air (negara) yang menjadi milik mereka bersama untuk menentang berbagai penyelewengan, kezhaliman, dan kesewenang-wenangan”. Qardhawi juga mengatakan bahwasannya jihad itu disyariatkan untuk membela semua agama, bukan hanya untuk membela agama Islam saja. Dan Qardhawi membolehkan (kaum muslimin) memberikan ucapan selamat pada hari besar-hari besar mereka (orang-orang Nashrani) , dan Qardhawi membolehkan (kaum muslimin) memberikan kekuasaan kepada orang-orang non-muslim untuk menduduki jabatan-jabatan dan departemen-departemen. 6. Qardhawi menyatakan bahwa “jizyah” (upeti) hanya diambil dari orang-orang kafir dzimmy manakala mereka tidak ikut berperang membela tanah air (negara). Adapun di zaman sekarang ini, jizyah (upeti) itu tidak boleh lagi diambil dari mereka (orang-orang kafir dzimmy), karena zaman sekarang ini kewajiban untuk masuk tentara (dinas militer) kedudukannya disetarakan antara warga negara muslim dan warga negara non-muslim. KEDUA : SIKAP QARDHAWI TERHADAP AHLI BID’AH Pembaca akan dapati bahwa apabila Qardhawi berbicara tentang ahli bid’ah tampaknya ia sedang berbicara tentang lawan (musuh) yang tidak ada waujudnya. Karena pada satu kesempatan Qardhawi berbicara tentang kelompok Mu’tazilah dan Khawarij terdahulu, namun pada kesempatan yang lain Qardhawi memuji para pewaris (pelanjut) faham mereka. Adapun kelompok Raafidhah yang menjadi pewaris aqidah Mu’tazilah dan kelompok Rafidhah ini menambah-nambah (menyusupkan) berbagai kesesatan yang besar ke dalam faham Mu’tazilah yang sepersepuluh (10%) dari kesesatan-kesesatan itu saja cukup untuk menyetarakan mereka (kelompok Rafidhah) dengan Abu Jahal, pembaca dapati Qardhawi membela mereka dan mengaku bersaudara dengan mereka. Bahkan Qardhawi menilai upaya membangkitkan perselisihan dengan mereka sebagai pengkhianatan terhadap umat Islam. Dan Qardhawi menilai kutukan yang dilontarkan kaum Rafidhah terhadap para sahabat Nabi, tahrif (mengubah lafazh dan makna) Al Qur’an yang mereka lakukan, pendapat mereka bahwa imam-imam mereka terpelihara dari kesalahan (ma’shum), dan pelaksanaan ibadah haji mereka di depan monumen-monumen kesyirikan, dan kesesatan-kesesatan mereka yang lainnya, semua itu hanya merupakan perbedaan pendapat yang ringan dalam masalah aqidah. Demikian pula berkenaan dengan para pewaris (pelanjut) faham Khawarij dewasa ini yaitu kelompok Ibadhiyyah, Qardhawi mengatakan hal yang sama (yakni Qardhawi menilai kesesatan-kesesatan aqidah kelompok Ibhadiyah tersebut hanya merupakan perbedaan pendapat yang ringan dalam masalah aqidah, pent.) Sedang kelompok Asy’ariyyah dan Maturidiyyah dinilai oleh Qardhawi sebagai kelompok Ahlussunnah dan masalah ini tidak perlu diperdebatkan. KETIGA : SIKAP QARDHAWI TERHADAP SUNNAH Qardhawi terbawa arus kelompok rasionalis (pemuja akal) dalam memahami sunnah (hadits) lewat akal mereka yang kerdil dan pemahaman mereka yang rusak. Bertolak dari pemahaman kaum rasionalis (pemuja akal) inilah Qardhawi menolak sebagain sunnah (hadits) dan memalingkan makna sebagian sunnah yang lainnya, yang menurut hawa nafsunya, tidak layak difahami secara lahir. Coba pembaca simak beberapa pendapat Qardhawi dalam mensikapi sunnah (hadits) : 1. Di dalam “Shahih Muslim” terdapat hadits marfu’ (hadits yang rangkaian perawinya sampai kepada Nabi) yang shahih : "إِنَّ أَبِي وَأَبَاكَ فِي النَّارِ" Artinya : “Sesungguhnya ayahku dan ayahmu masuk nereka”. Dan para ulama telah sepakat tentang kepastian hal itu (yaitu bahwa ayah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) masuk neraka, pent.) Qardhawi berkomentar : “Aku katakan : ’Apa dosa Abdullah bin Abdul Muththalib sampai-sampai dia masuk neraka, padahal dia termasuk ahlul Fatrah (orang-orang yang hidup pada masa transisi di antara dua orang rasul, pent.). Menurut pendapat yang benar bahwa mereka (ahlul Fatrah) ini selamat dari siksa neraka’.” 2. Di dalam “Shahih Bukhari” dan “Shahih Muslim” tercantum hadits marfu’ yang shahih : يُوْتَى بِالْمَوْتِ كَهَيْئَةِ كَبْشٍ أَمْلَحَ Artinya : “Maut (kematian) akan didatangkan (pada hari kiamat) dalam bentuk seekor domba jantan berwarna sangat biru”. (H.R. Bukhari - Muslim) Qardhawi berkata : “Telah dapat diketahui dengan yakin (pasti) yang kepastiannya telah ditetapkan oleh akal dan wahyu bahwa kematian itu bukan seekor domba jantan atau sapi jantan atau salah satu jenis binatang”. 3. Di dalam “Shahih Bukhari” tercantum hadits marfu’ yang shahih : لَنْ يُفْلِحَ قَوْمٌ وَلَوْا أَمْرَهُمْ امْرَأَةً. (رواه البخاري) Artinya : “Tidak akan beruntung suatu kaum (bangsa) yang menguasakan urusan (pemerintah) mereka kepada wanita”. (H.R. Bukhari) Qardhawi berkata : “Ketentuan ini hanya berlaku di zaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di mana hak untuk menjalankan pemerintahkan ketika itu hanya diberikan kepada kaum laki-laki sebagai sikap kesewenang-wenangan. Adapun di zaman sekarang ini ketentuan ini tidak berlaku”. 4. Disebutkan di dalam hadits yang shahih : مَا رَأَيْتُ مِن ناَقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِيْنٍ أَسْلَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ Artinya : “Aku tidak pernah melihat makhluk yang kurang sempurna akalnya dan kurang sempurna ketaatan mengamalkan agamanya yang lebih mampu menggoyahkan hati seorang laki-laki yang teguh sekalipun daripada masing-masing orang di antara kalian (kaum wanita)”. Qardhawi berkata : “Sesungguhnya pernyataan ini terlontar dari ucapan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk bergurau”. 5. Disebutkan dalam hadits shahih : "لاَ يُقْتَلُ مُسْلِمٌ بِكَافِرٍ" Artinya : “Seorang muslim tidak dijatuhi hukuman bunuh (hukum qishash) disebabkan membunuh orang kafir”. Setelah Qardhawi menyatakan bahwa seorang muslim harus dijatuhi hukum bunuh (qishash) disebabkan ia membunuh orang kafir – suatu pernyataan yang bertentangan dengan ketentuan yang terkandung di dalam hadits di atas – Qardhawi berkata : “Sesungguhnya pendapat ini (pendapat yang mengatakan bahwa seorang muslim harus dijatuhi hukuman qishash lantaran membunuh orang kafir, pent.) adalah pendapat yang benar, yang tidak layak pendapat yang lainnya diterapkan di zaman kita ini. Dan dengan memperkuat pendapat ini, berarti kita telah membatalkan semua argumen (alasan) pendapat lain. Dengan begitu berarti kita telah mengibarkan bendera syari’at Islam yang putih cemerlang (terang-benderang)”. Dan masih banyak lagi pendapat-pendapat Qardhawi yang meyimpang (sesat) dalam mensikapi Sunnah Nabi di samping pendapat-pendapat Qardahwi yang telah diutarakan di atas. KEEMPAT : SIKAP QARDHAWI TERHADAP KAUM WANITA Qardhawi berusaha mengoyak tabir (hijab) yang menutupi kaum wanita dengan berbagai cara yang dapat ia lakukan. Berulangkali Qardhawi menyatakan bahwa memisahkan tempat kaum wanita dari tempat kaum pria hukumnya adalah bid’ah dan tergolong tradisi yang tidak berasal dari ajaran Islam , dan bahwa sekat (pembatas) yang memisahkan tempat kaum wanita dari tempat kaum pria harus dilenyapkan. Qardhawi berkata dengan redaksi berikut ini : “Dalam usiaku yang telah mencapai 70 tahun aku pernah pergi ke Amerika untuk menghadiri konfrensi-konfrensi Islam. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa ceramah-ceramah yang disampaikan dalam konfrensi-konfrensi Islam tersebut diikuti oleh para peserta wanita yang berada di suatu tempat (ruangan), sedang ceramah-ceramah yang diikuti oleh para peserta pria disampaikan di tempat (ruangan) yang lain. Suasana yang serba kaku tampaknya meliputi audiens (hadirin) dan terkesan bahwa mereka meniru-niru tradisi Barat, sehingga mereka berpegang pada pendapat yang kaku dan meninggalkan pendapat yang kuat. Akibatnya para peserta pria ditempatkan di ruang pertemuan yang terpisah dari ruang pertemuan para peserta wanita. Mengenai acara yang sama, Qardhawi berkata : “Padahal konfrensi-konfrensi semacam ini merupakan kesempatan bagi seorang pemuda untuk menatap seorang pemudi sehingga hatinya menjadi tertarik, lalu si pemuda dapat leluasa menanyakan tentang identitas si pemudi yang dengan sebab itu Allah bukakan pintu hati muda-mudi tersebut, dan di belakang pertemuan itu terbentuklah keluarga yang islamiy”. Pada acara yang sama pula (Konfrensi Islam), ketika Qardhawi dihampiri oleh seorang laki-laki yang ditugaskan untuk memberikan kata sambutan sebelum Qardhawi menyampaikan ceramah khusus di hadapan para peserta wanita, Qardhawi berkata : “Telah saya katakan kepada orang laki-laki yang ditugaskan untuk memberikan kata sambutan : ‘Apa peran Anda dalam acara ini ? Seharusnya peran Anda ini digantikan oleh salah seorang akhwat, karena pokok pembahasan yang akan diutarakan dalam ceramah adalah khusus untuk mereka (akhwat). Oleh karena itu salah seorang di antara akhwat itulah yang seharusnya memberikan kata sambutan sebagai pengantar ceramahku, mengucapkan sepatah kata, dan mengajukan pertanyaan-pernyataan, yang dengan cara ini berarti kita melatih mereka (akhwat) dalam bidang leadhersheap (kepemimpinan). Tatapi sayangnya sikap sewenang-wenang dari kaum laki-laki masih saja menimpa kaum wanita sampai-sampai sikap sewenang-wenang ini terjadi dalam urasan-urusan khusus kaum wanita’.” Qardhawi mengatakan bahwa wanita-wanita yang berhijab pun harus tampil dalam acara-acara televisi dan tayangan-tayangan parabola, dan para wanita harus ikut serta dalam acara-acara pementasan drama dan sandiwara. Bahkan Qardhawi menuturkan bahwa dia mempunyai dua orang puteri yang telah menamatkan studinya di beberapa universitas di Inggris – di sini sebenarnya Qardhawi ingin mengajak orang untuk mendukung budaya ikhtilath (campur-baur laki-laki dengan para wanita di satu tempat), budaya yang tak tahu malu – sehingga kedua puteri Qardhawi tersebut mandapat gelar doktor, yang satu orang di bidang fisika nuklir dan yang lainnya di bidang biokimia. KELIMA : QARDHAWI DAN SARANA-SARANA HIBURAN Yusuf Qardhawi tergolong dalam kategori da’i berkedok agama yang paling terkenal getol mengajak orang untuk mendukung lagu, musik, dan berbagai sarana hiburan dan dia mengemukakan pernyataan semacam ini di berbagai kitabnya dan di berbagai kesempatan : 1. Qardhawi menyatakan diberbagai bukunya bahwa lagu (nyanyian) itu halal , dan nonton film di gedung bioskop itu halal dan baik. 2. Qardhawi menuturkan bahwa dia mengingkari para seniman (artis) yang meninggalkan dunia seni. 3. Qardhawi mendo’akan keberkahan (kebahagiaan) bagi orang-orang yang memakai kalung salib dan mempertontonkannya di depan khalayak ramai lewat pementasan drama yang menampilkan peran tokoh tokoh Salibis (Kristen) yang melakukan penyerangan berkali-kali terhadap pasukan kaum muslimin dalam Perang Salib ketika Qardhawi mengakhiri kata sambutannya. Qardhawi berkata : “Berjalanlah kalian di atas keberkahan (kabahagiaan) yang dianugerahkan Allah ! Semoga Allah senantiasa menyertai kalian dan tidak menelantarkan kalian dalam melaksanakan tugas-tugas kalian”. 4. Qardhawi menuturkan bahwa dia suka mengikuti (menikmati) lagu-lagu Fa’izah Ahmad, Syaadiyah, Ummu Kultsum, Fairuz, dan penyanyi-penyanyi lainnya. 5. Qardhawi bertutur tentang dirinya bahwa dia hobbi nonton film, menikamati cerita-cerita bersambung, dan nonton sandiwara (drama). Film yang disukai Qardhawi misalnya : “Al Irhaab Wa Al-Kabaab” dengan sutradara ‘Aadil Imam – yang di dalamnya ditampilkan adegan pelecehan terhadap orang-orang yang menganut agama –, film “Layaali Hilmiyyah”, film “Ra’ufat Al’Hujjaan”, film “Ghiwaar”, film “Nuur Asy-Syariif”, film “Ma’aalii Zaayad”, dan film-film lainnya. 6. Qardhawi berfatwa bahwasannya dibolehkan bagi para wanita tampil di layar film dan televisi. KEENAM : PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN QARDHAWI DALAM MASALAH FIQIH Qardhawi telah malakukan penyimpangan melalui berbagai pendapat dan pemikirannya dalam masalah fiqih dengan membuang jauh-jauh nash-nash Al-Qur’an dan Al-Hadits serta mengesampingkan pendapat-pendapat para ulama. Silahkan pembaca simak bebarapa penyimpangan (kesesatan) pemikiran Qardhawi dalam masalah fiqih : 1. Qardhawi menyatakan bahwa hukuman “rajam” termasuk kategori “ta’zir” (bukan hadd). Waliyyul Amri (penguasa) berhak membatalkan hukuman “rajam” bila melihat maslahat. 2. Qardhawi berpendapat bahwa riddah (kemurtadan) ada dua macam : 1. riddah mughallazhah (kemurtadan berat) yaitu kemurtadan yang dibarengi dengan tindakan bengis (kejam) untuk menentang masyarakat, oleh karena itu pelakunya harus dihukum bunuh (dihukum mati); 2. riddah mukhaffafah (kemurtadan ringan) yaitu semua jenis kemurtadan selain kemurtadan jenis pertama. Pelaku kemurtadan yang tertakhir ini tidak boleh dihukum bunuh (hukum mati) 3. Qardhawi berpendapat bahwa seorang wanita boleh memegang tampuk kepemimpinan umum. 4. Qardhawi berpendapat bahwa sorangan wanita apabila ikut serta dalam jual-beli dan berbagai jenis mu’amlah, maka persaksiannya disetarakan dengan persaksian seorang laki-laki. 5. Qardhawi berpendapat bahwa mencukur jenggot itu boleh. 6. Qardhawi menyatakan bahwa riba (bunga uang) yang sedikit, 1% atau 2%, dibolehkan dengan alasan untuk kepentingan biaya administrasi. Di samping Qardhawi membolehkan (memandang halal) lagu, musik, televisi, tayangan parabola, cerita bersambung, isbal (mamanjangkan) kain sampai di bawah matakaki, wanita menampakkan wajah (tidak bercadar), menggambar makhluk bernyawa, nonton drama (sandirwara), menjual khamr (minuman keras) dan daging babi kepada orang kafir, mencangkok anggota badan seorang muslim dengan anggota badan seekor babi, laki-laki berjabatan tangan dengan wanita, berpakaian dengan mode pakaian orang-orang kafir, makan daging binatang yang mati mendadak, wanita bepergian jauh ke luar negeri untuk keperluan belajar (studi) tanpa di temani mahramnya, dan lain-lain. Tepat sekali ucapan seseorang yang menyatakan bahwa Qardhawi – dengan fatwa-fatwanya dan kelancangannya mengubah syari’at Islam – sesungguhnya dia sedang berteriak kepada semua orang yang menisbatkan dirinya kepada Islam sambil mengucapkan kata-kata kepada mereka dengan lisan tingkahlakunya : “Lakukanlah apa saja yang hendak kalian lakukan ! Karena masuk surga sudah pasti bagi kalian”. Kita mohon kepada Allah Ta’aala agar Dia memberikan ketabahan (keteguhan hati) kepada kita dalam perpegangteguh pada Islam dan Sunnah, agar Dia melindungi kita dari bahaya pendapat-pendapat semacam ini dan para pencetusnya, dan agar Dia menjadikan kita termasuk orang-orang yang berpegang teguh pada petunjuk Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, keluarganya, dan para sahabatnya sampai hari pembalasan. KETUJUH : QARDHAWI MEMPOSISIKAN MAKHLUK LEBIH TINGGI DARI KHALIQ DAN DIA MENGHARAPKAN NEGARANYA BISA SEPERTI NEGARA ISRAEL Qardhawi berkata : “Wahai saudara-saudara sekalian, sebelum meninggalkan tempat ini, saya ingin menyampaikan suatu kalimat berkenaan dengan hasil Pemilu Israel. Dulu orang-orang Arab menaruh harapan kepada kesuksesan Perez dan dia sekarang telah jatuh, inilah yang kita puji dari Israel. Kita berharap nagara kita bisa seperti negara ini (Israel), yaitu karena kolompok kecil seorang penguasa bisa jatuh, dan rakyatlah yang menentukan hukum tanpa ada hitung-hitungan prosentase yang kita kenal di negeri kita 99,99 persen. Sungguh ini semua adalah kedustaan dan tipuan. Seandainya Allah menampakkan diri kepada manusia, maka Dia tak akan mampu mancapai prosentase sebesar ini. Kami mengucapkan selamat kepada Israel atas apa yang telah diperbuatnya.

37 Dari kaset berisi rekaman suara Qardhawi dan bantahan Syaikh Ibnu “Utsaimin, dan kaset tersebut ada di “Tasjillat (studio Rekaman) ‘Al-Ashaalah” di Jeddah, di wilayah Ats-Tsaghr.


Minggu, 27 Januari 2008

Hari Kasih atau Valentine dalam tinjauan syariat

Hari Kasih atau Valentine dalam tinjauan syariat

kategori Fatwa-Fatw Penulis: Fatwa al Lajnah ad Daimah li al Buhuts al ‘Ilmiyyah wa al If

Valentine’s Day sebenarnya, bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor kuffar. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine ? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabannya” (Al Isra' : 36).

Sebelum kita terjerumus pada budaya yang dapat menyebabkan kita tergelincir kepada kemaksiatan maupun penyesalan, kita tahu bahwa acara itu jelas berasal dari kaum kafir yang akidahnya berbeda dengan ummat Islam, sedangkan Rasulullah bersabda: Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri Radiyallahu 'anhu : Rasulullah bersabda: "Kamu akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sampai mereka masuk ke dalam lubang biawak kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Rasulullah bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi?" ( HR. Bukhori dan Muslim ).

Pertanyaan : Sebagian orang merayakan Yaum Al-Hubb (Hari Kasih Sayang) pada tanggal 14 Februari [bulan kedua pada kalender Gregorian kristen / Masehi] setiap tahun, diantaranya dengan saling-menghadiahi bunga mawar merah. Mereka juga berdandan dengan pakaian merah (merah jambu,red), dan memberi ucapan selamat satu sama lain (berkaitan dengan hari tsb).

Beberapa toko-toko gula-gula pun memproduksi manisan khusus - berwarna merah- dan yang menggambarkan simbol hati/jantung ketika itu (simbol love/cinta, red). Toko-tokopun tersebut mengiklankan yang barang-barang mereka secara khusus dikaitkan dengan hari ini. Bagaimana pandangan syariah Islam mengenai hal berikut :

1. Merayakan hari valentine ini ?
2. Melakukan transaksi pembelian pada hari valentine ini?
3. Transaksi penjualan – sementara pemilik toko tidak merayakannya – dalam berbagai hal yang dapat digunakan sebagai hadiah bagi yang sedang merayakan?
Semoga Allah memberi Anda penghargaan dengan seluruh kebaikan !

Jawaban : Bukti yang jelas terang dari Al Qur’an dan Sunnah - dan ini adalah yang disepakati oleh konsensus ( Ijma') dari ummah generasi awal muslim - menunjukkan bahwa ada hanya dua macam Ied (hari Raya) dalam Islam : ' Ied Al-Fitr (setelah puasa Ramadhan) dan ' Ied Al-Adha (setelah hari ' Arafah untuk berziarah).

Maka seluruh Ied yang lainnya - apakah itu adalah buatan seseorang, kelompok, peristiwa atau even lain – yang diperkenalkan sebagai hari Raya / ‘Ied, tidaklah diperkenankan bagi muslimin untuk mengambil bagian didalamnya, termasuk mengadakan acara yang menunjukkan sukarianya pada even tersebut, atau membantu didalamnya – apapun bentuknya – sebab hal ini telah melampaui batas-batas syari’ah Allah:

وَتِلْكَ حُدُودُاللَّهِ وَمَن يَتَعَدَّ حُدُودَ اللَّهِ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُ
Itulah hukum-hukum Allah dan barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. [ Surah At-Thalaq ayat 1]

Jika kita menambah-nambah Ied yang telah ditetapkan, sementara faktanya bahwa hari raya ini merupakan hari raya orang kafir, maka yang demikian termasuk berdosa. Disebabkan perayaan Ied tersebut meniru-niru (tasyabbuh) dengan perilaku orang-orang kafir dan merupakan jenis Muwaalaat (Loyalitas) kepada mereka. Dan Allah telah melarang untuk meniru-niru perilaku orang kafir tersebut dan termasuk memiliki kecintaan, kesetiaan kepada mereka, yang termaktub dalam kitab Dzat yang Maha Perkasa (Al Qur’an). Ini juga ketetapan dari Nabi (Shalallaahu ` Alaihi wa sallam) bahwa beliau bersabda : “Barangsiapa meniru suatu kaum, maka dia termasuk dari kaum tersebut”.

Ied al-Hubb (perayaan Valentine's Day) datangnya dari kalangan apa yang telah disebutkan, termasuk salah satu hari besar / hari libur dari kaum paganis Kristen. Karenanya, diharamkan untuk siapapun dari kalangan muslimin, yang dia mengaku beriman kepada Allah dan Hari Akhir, untuk mengambil bagian di dalamnya, termasuk memberi ucapan selamat (kepada seseorang pada saat itu). Sebaliknya, adalah wajib untuknya menjauhi dari perayaan tersebut - sebagai bentuk ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya, dan menjaga jarak dirinya dari kemarahan Allaah dan hukumanNya.

Lebih-lebih lagi, hal itu terlarang untuk seorang muslim untuk membantu atau menolong dalam perayaan ini, atau perayaan apapun juga yang termasuk terlarang, baik berupa makanan atau minuman, jual atau beli, produksi, ucapan terima kasih, surat-menyurat, pengumuman, dan lain lain. Semua hal ini dikaitkan sebagai bentuk tolong-menolong dalam dosa serta pelanggaran, juga sebagai bentuk pengingkaran atas Allah dan Rasulullah. Allaah, Dzat yang Maha Agung dan Maha Tinggi, berfirman:

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. [Surah al-Maa.idah, Ayat 2]
Demikian juga, termasuk kewajiban bagi tiap-tiap muslim untuk memegang teguh atas Al Qur’an dan Sunnah dalam seluruh kondisi - terutama saat terjadi rayuan dan godaan kejelekan. Maka semoga dia memahami dan sadar dari akibat turutnya dia dalam barisan sesat tersebut yang Allah murka padanya (Yahudi) dan atas mereka yang tersesat (Kristen), serta orang-orang yang mengikuti hawa nafsu diantara mereka, yang tidak punya rasa takut - maupun harapan dan pahala - dari Allah, dan atas siapa-siapa yang memberi perhatian sama sekali atas Islam.

Maka hal ini sangat penting bagi muslim untuk bersegera kembali ke jalan Allah, yang Maha Tinggi, mengharap dan memohon Hidayah Nya (Bimbingan) dan Tsabbat (Keteguhan) atas jalanNya. Dan sungguh, tidak ada pemberi petunjuk kecuali Allaah, dan tak seorangpun yang dapat menganugrahkan keteguhan kecuali dariNya.

Dan kepada Allaah lah segala kesuksesan dan semgoa Allaah memberikan sholawat dan salam atas Nabi kita ( Shalallaahu ` Alaihi wa sallam) beserta keluarganya dan rekannya.

Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa
Ketua : Syaikh ' Abdul ' Aziz Al Asy-Syaikh;
Wakil Ketua : Syaikh Saalih ibn Fauzaan;
Anggota: Syaikh ' Abdullaah ibn Ghudayyaan;

Anggota: Syaikh Bakar Ibn ' Abdullaah Abu Zaid

(Fataawa al-Lajnah ad-Daaimah lil-Buhuts al-'Ilmiyyah Wal-Iftaa.- Fatwa Nomor 21203. Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa Saudi Arabia)

Dinukil dari http://www.fatwa-online.com/fataawa/innovations/celebrations/cel003/0020123_1.htm.

Pertanyaan : Bagaimana hukum merayakan hari Kasih Sayang / Valentine Day's ?

Syaikh Muhammad Sholih Al-Utsaimin menjawab :
“Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena:

Pertama: ia merupakan hari raya bid‘ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari‘at Islam.

Kedua: ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) – semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan. Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.”

Maka adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala’ dan bara’ ( loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu’min dan membenci dan menyelisihi (membedakan diri dengan) orang-orang kafir dalam ibadah dan perilaku.

Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka’at shalatnya membaca,

“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (Al-Fatihah:6-7)

Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dengan sukarela. Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang serta dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati.

Allah Subhannahu wa Ta'ala telah berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah:51)

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Mujadilah: 22)

Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya.

Saudaraku! Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi: Perayaan ini adalah acara ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan seseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.

Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.

Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Di antaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami …dst, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.

Semoga Allah Subhannahu wa Ta'ala senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.

Menyampaikan Kebenaran adalah kewajiban setiap Muslim. Kesempatan kita saat ini untuk berdakwah adalah dengan menyampaikan buletin ini kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahuinya.

Semoga Allah Ta'ala Membalas 'Amal Ibadah Kita.

------------------------------------------------------
Penjelasan Tambahan :
Beberapa versi sebab-musabab dirayakannya hari Kasih sayang ini, dalam The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine’s Day.
1. Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama –nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (lihat: The World Book Encyclopedia 1998).

The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.

Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.

Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).

Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya (lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12 hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).

Lalu bagaimana dengan ucapan “Be My Valentine?” Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” (www.korrnet.org) mengatakan kata “Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, yang artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta'ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri! . Layaknya seorang muslim segera bertaubat mengucap istighfar, "Astaghfirullah", wa naudzubillahi min dzalik. (Dari berbagai sumber).
Cetak

Jumat, 25 Januari 2008

TEROR PEMIKIRAN DAN KEYAKINAN

TEROR KATA BERKEDOK KASIH

Aku datang untuk menemui Umat Islam, tidak dengan senjata tapi dengan kata-kata,
tidak dengan kekuatan tapi dengan logika, tidak dalam benci, tapi dalam cinta.
(Henry Martyn, missionaris)

Perang Salib sesungguhnya telah gagal, demikin kata yang disampaikan
oleh Henry Martyn.
Karena itu menurut dia untuk menaklukan dunia Islam perlu di gunakan
resep yang lain yaitu; kata, logika dan kasih, bukan berupa kekuatan
sejanta atau kekerasan.
Hal senada pun dikatakan oleh seorang misionaris lain yaitu Raymond Lull,
'Saya melihat banyak ksatria yang pergi ketanah suci, dan berpikir bahwa mereka dapat
menguasainya dengan kekuatan senjata, tetapi pada akhirnya semua hancur sebelum
mereka mencapai apa yang mereka pikir bisa di peroleh.'
Lull mengeluarkan suatu resep bahwa Islam tidak akan bisa di taklukan
dengan darah dan air mata, tetapi dengan cinta kasih dan doa.

Menurut Eugene Stock , salah seorang mantan sekretaris
redaksi Church Missionary Society, tidak ada figur yang lebih
heroik dalam sejarah kristen dibandingkan Raymond Lull.
Lull adalah merupakan salah seorang misionaris pertama
dan mungkin yang terbesar yang menghadapi pengikut Muhammad.
Ungkapan Lull itu di tulis oleh Samuel M zwemmer, salah seorang
misionaris kristen terkenal di Timur-Tengah, dalam bukunya
'Islam A Challenge to Faith' (1970), buku yang berisikan resep untuk
menaklukan dunia Islam itu, disebut Zwemmer sebagai beberapa kajian
tentang kebutuhan dan kesempatan di dunia para pengikut Muhammad
dari sudut pandang misi kristen.

Bagi para misionaris mengkristenkan kaum Muslim adalah
merupakan suatu keharusan. Dalam laporan tentang konferensi seabad
Misi-misi Protestan dunia (Centenary conference on the Protestant of the world)
London(1888),
tercatat ucapan dari Dr.George F Post, "kita harus menghadapi Plan-Islamisme
dengan Plan Evangelisme". Ini merupakan pertarungan hidup dan mati."
Selanjutnya, dia berpidato 'Kita harus masuk kedalam Arabia,
Sudan, Asia Tengah dan kita harus mengkristenkan orang-orang ini,
atau mereka akan berbaris mengarungi
gurun-gurun, dan mereka akan menyapu laksana api melahap
kekristenan kita dan melahapnya.'

Kasus Turky utsmaniyah

Kekuatan kata dan kasih model Henry Martin perlu perlu dicatat secara serius.
Perang pemikiran ini biasanya di jalankan dengan sangat halus, berwajah manis.
Tetapi justru cara ini lebih manjur,tanpa disadari oleh si korban.
Ahmad wahib, yang kini dibangkit-bangkitkan lagi oleh sejumlah kalangan.
bisa jadi merupakan korban teror sehingga dia menjadi ragu akan kebenaran Islam.
Banyak cendekiawan muslim yang menjadi korban setelah menerima pemikiran
dan berbagai fasilitas dari bangsa Barat .
anehnya, mereka merasa seakan tercerahkan sehingga mereka sangat bersemangat
dalam mengadopsi dan menyebarkan pemikiran yang dianggap baru
kepada kaum muslimin.
Padahal Allah telah memperingatkannya dalam Al-Qur'an Surat Al-Hijr ayat 39 :
" Iblis berkata : 'Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat,
pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik perbuatan maksiat dimuka bumi,
dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya."

Kaum Yahudi juga sangat mafhum akan kekuatan teror kata berkedok kasih.
Begitu dasyatnya sehingga mampu menghancurkan Imperium besar yaitu dinasti
Utsmaniyah yang telah berusia hampir 700 tahun. Bagi Zionis, Turky utsmaniyah
adalah merupakan suatu penghalang utama dalam mewujudkan negara
Yahudi di Palestina.

Bagi Kristen di Eropa,Turky Utsmaniyah adalah merupakan suatu ancaman yang serius.
Pendiri kristen Protestan Martin Luther menyatakan, kekuatan anti kristus adalah
paus dan Turky sekaligus.
Bernard lewis menggambarkan, sebegitu takutnya sampai ada doa
yang di buat agar Tuhan menyelamatkan mereka dari kejahatan Paus dan Turky
( Islam and the west, 1993).

Turky Utsmaniyah sulit di gulung dengan menggunakan kekuatan senjata,
tapi bisa di tekuk dari dalam oleh kelompok turky Muda (The yaung Turks)
dengan kata-kata. Setelah tahun 1908, praktis kekuasaan Utsmaniyah
sudah di pegang oleh kelompok ini, melalui organisasi Committe and Union
Progress (CUP) yang beranggotakan para cendekiawan turky yang telah terbaratkan (westernized) .
Tiga Presiden Turky sampai tahun 1960 adalah merupakan aktivis dari CUP.
Bagi mereka Barat (Eropa) adalah kiblat untuk mencapai kemajuan.
Abdullah Cevdet, salah seorang pendiri CUP
menyatakan ' Yang ada hanya satu peradaban, dan itu adalah peradaban Eropa.
Karena itu kita harus meminjam peradaban barat
baik bunga mawar maupun durinya sekaligus.'

Dalam buku The Young Turks in Position yang di terbitkan oleh
Oxford University press(1955),
cendekiawan Turky M.Sukru Hanioglu mencatat bahwa kelompok ini
berideologi positivisme,materialisme, dan nasionalisme.
Hebatnya, CUP juga memiliki kader-kader di tentara Utsmaniyah yang kemudian
memegang kekuasaan Turky Moderen salah satunya adalah Mustafa Kemal Atartuk.

Menurut Prof. Halil Inalcik revolusi Kemal Atartuk mengambil konsep
sosial Darwinisme.Karena itu, setelah berkuasa, Atarturk membaratkan Turky sepenuhnya.
sampai kepada soal pakaian dan bahasa. Soal Khilafah. Atarturk berpendapat
'Gagasan satu kekhalifahan, yang menjalankan otoritas religius bagi seluruh
umat Islam, adalah gagasan yang diambil dari khayalan,bukan dari kenyataan.'

Gerakan CUP diakhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 sangat lah penting
untuk kita cermati bersama, karena mereka mampu menggunakan kata-kata
untuk melumpuhkan kekuasaan sultan utsmaniyah.
Terutama melalui kolaborasi dengan gerakan zionis, setelah konggres zionis
pertama tahun 1987.
Cevdet dan sejumlah aktivis CUP memang merupakan simpatisan
Yahudi dan gerakan zionis.

Freedom and Liberation

Tokoh-tokoh Turky juga berkolaborasi dengan Freemasonry di Turky.
Menurut Dr Sukru Hanioglu,dosen universitas Istambul,saat itu aktivis Freemasonry
memiliki hubungan erat dengan kelompok The Otoman Freedom Society
yang di bentuk sekitar tahun 1906.
Tokoh Freemason,Cleanthi Scalieri, adalah seorang pendiri loji
The Lights of the East yang beranggotakan sejumlah politisi, jurnalis, dan agamawan
terkemuka seperti Ali Sefkati, pemimpin redaksi koran Istiqbal
dan pangeran Muhammad Ali Halim,yang merupakan pemimpin Freemasonry
yang berasal dari Mesir.

Disinilah awal timbulnya nukleus faksi Turky muda lahir.
mengkolaborasi kata freedom dan Liberation. Gerakan calieri
mendapatkan dukungan dari sejumlah negara kuat terutama negara Inggris.
hal itu bisa dipahami karena sejak ratusan tahun utsmani dianggap
sebagai ancaman bagi kristen barat,Pengaruh freemason terhadap garakan
liberal dan kebebasan di Turky sangatlah kuat, sehingga Sultan pun
tidak berdaya.

Gerakan pembebasan di turky ini mendapat inspirasi kuat dari dua peristiwa besar yaitu
revolusi Prancis dan kemerdekaan Amerika Serikat.
Adapun ide pokok dari pada feemasonry adalah Liberty Egality, Fraternity.
Dibawah jargon inilah jutaan orang tertarik untuk melakukan apa
yang disebut dengan kemerdekaan sejati bagi seluruh rakyat,
dari tirani politik maupun tirani kerohanian.
Kekuatan kata berkedok kasih terbukti sangat ampuh dalam menaklukan
kekuatan-kekuatan Islam , yang biasanya disimbolkan dengan kata simpatik.
kolaborasi cendekiawan turky, kristen Eropa dan zionis- Yahudi berhasil
menggulung turky utsmaniyah.

Teror fisik seperti crusade AS dalam invasi ke Iraq, mudah memancing
reaksi besar dari umat Islam, ratusan ribu aktivis islam turun
ke jalan - jalan dalam rangka menentang serangan AS ke Iraq.
Namun ketika menghadapi teror kata ber kedok kasih,
kaum mulim biasanya terlambat untuk sadar.
Dampaknya pun biasanya memakan waktu lama.
Umat Islam akan tenang-tenang saja meskipun setiap detik di
teror dengan kata-kata indah itu.
Bisa melalui media massa , atau ucapan tokoh-tokoh umat sendiri.
Apakah sejarah akan terulang
bagi kaum muslimin Indonesia? wallahu a'lam bishawab.

Kamis, 24 Januari 2008

Tips Manajemen Percaya Diri

Tak bisa disangkal lagi,sikap percaya diri atau yang lebih dikenal dengan sikap pede adalah merupakan salah satu faktor motivator bagi kemajuan hidup seseorang.sikap pede ini mampu memberikan sumbangsih yang sangat signifikan terhadap kesuksesan hidup manusia.namun tak jarang di temukan seseorang salah dalam memposisikan sikap pede dengan benar.

Seseorang yang memiliki sikap pede yang berlebihan yang tanpa melihat potensi yang terdapat pada dirinya akan melahirkan suatu tindakan yang kurang positif. Tindakan yang cenderung kearah negatif tersebut meliputi beberapa hal; banyak tingkah ( hiperaktive),cari perhatian secara berlebihan (overacting), norak, dan perilaku tak terkendali.

Sedangkan mereka yang memiliki sikap percaya diri yang lemah akan mengalami kesulitan di dalam bersikap dan membuat keputusan yang efektif dan efisien.semuanya terkesan serba salah.rasa plin-plan dan was-was turut pula menghinggapinya. so...gimana dong?

Beruntunglah umat islam yang telah dibekali dengan tuntunan untuk mengelola sikap percaya diri dengan baik.sehingga tercipta suatu keberhasilan hidup dalam hubungannya dengan Allah ( hablumminallah ) maupun dalam berkomunikasi dengan sesama manusia ( hablumminannas ) tercipta secara baik.

Cintai diri sendiri

Membangun sikap percaya diri secara sehat harus di awali dengan sikap mencintai diri sendiri. caranya adalah dengan menerima dan memahami apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya. selanjutnya mencoba untuk mengoptimalkan potensi positif yang di miliki dan mengubur potensi negatif agar sukses dalam menjalani hidup kita.

Sebagai muslim, kita hendaknya harus mengakui bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna, kecuali para nabi dan rasul karena merekalah yang terjaga dari kesalahan (ma'shum). Dengan menyadari hal itu kita mulai mempertimbangkan kekurangan sehingga dapat di perbaiki sementara kelebihan yang ada pada diri kita bisa dikembangkan dengan baik. tentu saja semua itu harus diarahkan untuk mencapai ridha Ilahi.

Pengendalian diri

Pengendalian diri yang dimaksud adalah meliputi pengendalian prilaku,pikiran dan emosi pengendalian pikiran merupakan panglima dari pengendalian diri. menumbuhkan pola pikir positif sangat bermanfaat dalam pencarian rasa percaya diri untuk itu kita harus memiliki beberapa point dibawah ini;

Fleksibel

Sikap ini menggambarkan ketidak kakuan dalam menghadapi situasi dan kondisi tertentu.harus ada perasaaan bahwa setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan,bisa berbuat benar dan salah.
misalnya seorang ikhwan yang baru mendapatkan hidayah. hidayah tersebut berupa pemahaman bahwa orang islam dilarang isbal dalam berbusana.akan tetapi dia belum siap untuk memotong kain celananya hingga di atas mata kaki.Maka dengan itu dia berusaha untuk berpikir fleksibel,biarlah celananya dia gulung dahulu hingga mata kakinya terlihat sambil berusaha untuk konsisten sehingga lama kelamaan yang bersangkutan pede untuk memotong kain celananya.

Adaftif

Sikap ini adalah merupakan suatu sikap yang berusaha untuk dapat memetik hikmah dari setiap kejadian atau masalah yang di alaminya,sehinggga dari itu akan senantiasa tercipta perasaan pede bahwa manusia terkadang gagal dan terkadang pula berhasil.
Contohnya seorang ikhwan berharap agar dia dapat menjadi pacar dari sang akhwat. Namun keinginannya tidak kesampaian karena si akhwat menolaknya. Kemudian si ikhwan baru merasakan hikmahnya ketika dia tahu bahwa ternyata pacaran haram hukumnya dilakukan sebelum menikah.

Rasional

Selalu berfikir dengan penuh pertimbangan dan mencoba untuk mengantisipasi keadaan di masa yang akan datang, dengan prinsip ‘ini belumlah kiamat,masih ada kesempatan ‘

Positif

Berusaha memaksimalkan potensi yang ada dalam diri untuk melakukan sesutu hal yang baik dengan penuh kesungguhan.

Berorientasi solusi

Mencoba mengambil alternatif terbaik terhadap suatu masalah agar tercipta suatu harapan secara optimal.
Selain pengendalian pikiran manajemen pede perlu di topang oleh suatu usaha nyata dengan prilaku yang baik. Hal itu sesuai dengan firman Allah yang artinya: “ Barang siapa berbuat baik sebesar atom pun, niscaya akan mendapatkan ganjarannya.” Rasulullah juga bersabda: “ Janganlah kamu meremehkan satu kebaikanpun.”

Minder

Sikap minder adalah merupakan lawan dari pada sikap percaya diri.Apa bila kita di hinggapi oleh perasaan minder,maka hendaknya kita harus senantiasa meminta pertolongan dari Allah, sebab sikap minder itu sendiri adalah sikap yang di bisiki oleh syetan La’natullah alaihi. Caranya adalah dengan membaca Al-Qur’an.Namun apa bila perasaan minder itu sendiri masih ada juga,kita hendaknya harus benar-banar meninggalakan sesuatu yang benar-benar meragukan kemudian bertawakkal kepada Allah,sebagaimana pesan dari Rasulullah.

Akhirnya, manajemen percaya diri sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya yang meliputi dua prinsip: Mengukur diri secara tepat( mencintai diri sendiri )dan ikhtiar. Semoga hal ini bias bermanfaat bagi kita semua……Wallahu a’lam bishawwab.

Penguasa Sosiologi Akhirnya Mundur

Penguasa Sosiologi Akhirnya Mundur

”...Pecat dan adili Ketua Jurusan Sosiologi Fisip Unhas...”


Entah dari mana asalnya. Tiba-tiba saja Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Politik Unhas dihebohkan dengan munculnya sebuah surat kaleng. Isi dari surat kaleng tersebut menuntut pemecatan Ketua Jurusan Sosiologi RS (inisial).

Surat yang ditujukan ke Menteri Pendidikan itu menyatakan beberapa poin keluhan. Inti isi surat tersebut mengungkapkan sekelumit sifat dan ulah tak menyenangkan RS selama menjabat sebagai pimpinan jurusan. RS dianggap terlalu sombong dan otoriter. Pun, konon RS dikabarkan pernah menyobek KRS seorang mahasiswanya. Bukan hanya itu, pengurangan SKS tanpa alasan yang jelas, menyewakan beberapa fasilitas jurusan pada mahasiswa pun ia lakukan. Bahkan, tuduhan pelecehan seksual serta korupsi dana program S2 Sosiologi ikut pula menjadi deret poin pelengkap dalam surat tersebut.

Beredarnya surat kaleng tersebut juga diduga menjadi alat penguat diberhentikannya RS sebagai ketua jurusan. Ditemui di ruang kerjanya, Dekan Fisip Deddy T Tikson Ph D tak memungkiri jika RS telah resmi dicopot dari jabatannya. Hanya saja, Deddy enggan berkomentar banyak perihal apa yang menjadi dasar penonaktifan RS tersebut.

”Saya pikir tidak baik membicarakan keburukan orang,” ujarnya. Namun Deddy pun menolak jika pencopotan jabatan yang dilakukan kepada RS tanpa alasan. ”Pada dasarnya RS telah melakukan pelanggaran-pelanggaran, termasuk yang menyangkut akademik,” tandasnya.

Sebelumnya, Komisi Disiplin (Komdis) Fisip telah beberapa kali melakukan sejumlah pemeriksaan dan konfirmasi dengan beberapa pihak. Alhasil, Komdis Fisip akhirnya melayangkan surat rekomendasi pencopotan jabatan Ketua Jurusan Sosiologi kepada dekan. Atas persetujuan dekan, surat ini dilanjutkan ke tingkat Komdis Universitas Hasanuddin. Dan ini berujung dengan dikeluarkannya SK Rektor No. 27/J04/P/2007 tertanggal 15/01/2007 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua Jurusan Sosiologi pada Fisip Unhas.

Meski Surat Keputusan Rektor perihal pemecatan RS telah dikeluarkan, RS ternyata belum sepenuhnya menerima keputusan itu. RS ketika ditemui tak banyak berkomentar. Ia hanya menyatakan telah mengajukan klarifikasi pencopotan jabatan itu pada rektor dan juga komdis universitas. Pun, ia menampik tuduhan surat kaleng itu. ”Saya mau berkomentar apa? Isi surat kaleng itu tidak benar,” tegasnya mengakhiri wawancara.

Seperti halnya Dekan Fisip, Ketua Komdis Universitas Muhammad Imran Arief SH Msi juga tak ingin menanggapi lebih jauh soal SK Rektor itu. ”Saya tidak mau menanggapi keputusan rektor. Itu sudah menjadi haknya. Saya selaku anggota Komdis hanya menyampaikan rekomendasi pencopotan dan rektorlah yang memberi putusan,” ujar Imran Arief. Diakui Imran, Komdis hanya menjalankan prosedur yang ada. Pihak Komdis menerima rekomendasi dari dekan dan sejumlah hasil pemeriksaan oleh Komdis Fakultas. Komdis melanjutkan pemeriksaan dan meminta kesaksian RS. Setelah itu, hasil pemeriksaan dibuat dalam bentuk rekomendasi. Berhubung Komdis bukan badan yudikatif yang menjatuhkan putusan, maka rekomendasi yang berisi permintaan pencopotan jabatan Ketua Jurusan Sosiologi itu diserahkan kepada rektor. Terakhir Rektor menyetujui rekomendasi itu dan dibuatlah keputusan berupa SK tentang pemberhentian dan pengangkatan Ketua Jurusan Sosiologi itu.

Imran Arief menjelaskan, beberapa hal yang dilakukan RS itu sudah cukup bagi Komdis mengajukan rekomendasi pencopotan. Salah satunya yaitu pengurangan jumlah SKS yang berlebihan. Ia menuturkan bahwa tidak cukup rumit untuk membuktikan hal itu. Pasalnya, pembuktian itu dapat dilihat dari data-data KRS mahasiswa yang ada sebelumnya. Dan ternyata, dari proses pemeriksaan, komdis fakultas membuktikan hal itu.

Mudah-mudahan, kasus ini dapat menjadi renungan bagi banyak pihak jika sikap sewenang-wenang kelak menjadi boomerang.
Ayh, Sky/Mch

PENGARUH JAMALUDDIN AL-AFGHANI TERHADAP MANHAJ DAKWAH HASAN AL-BANNA

PENGARUH JAMALUDDIN AL-AFGHANI TERHADAP MANHAJ DAKWAH HASAN AL-BANNA
Bismillahirrahmanirrahim।

Pengantar
Sebagaimana penjelasan pada artikel terdahulu (Jamaluddin Al-Afghani Manusia Seribu Wajah Pujaan Surkati dan artikel Maka Menangislah), alhamdulillah kita telah memahami pengaruh besar Jamaluddin Al-Afghani terhadap manhaj dakwah Syaikhul Irsyad, Ahmad As-Surkati As-Sudani. Kitapun telah membaca fatwa Syaikh Ubaid Al-Jabiri hafidhahullah tentang kesamaan “platform” antara dakwah Al-Irsyad Al-Islamiyyah dengan gerakan Al-Ikhwanul Muslimin-nya Hasan Al-Banna (walaupun salah seorang fanatikusnya, AS harus memaksakan diri dengan membantah fatwa Syaikh Ubaid tersebut). Nah, untuk semakin mengokohkan fakta kesamaan antara kedua organisasi Islam di atas, betapa kedua pendiri organisasi tersebut (As-Surkati As-Sudani dan Hasan Al-Banna) ternyata masih “saudara seperguruan”, maka kami akan memaparkan lebih lanjut “betapa samanya” sikap dan pujian Hasan Al-Banna (dan As-Surkati) terhadap dua agen rahasia Yahudi Fremasonry, Jamaluddin Al-Afghani dan Muhammad Abduh.
Saudaraku rahimakumullah, sebuah website yang menggunakan nama kitab suci umat Islam dalam forum “omong kosongnya” telah memfasilitasi tuduhan-tuduhan jahat (tanpa bukti dan fakta) terhadap Salafiyyin Ahlussunnah dengan sebutan CIAlafy, Mossadlafy dan sejenisnya. Kita tidak bermaksud untuk “membalas” dengan melemparkan kembali tuduhan kosong tersebut kepada pemikiran dan gerakan Ikhwanul Muslimin sebagaimana nuansa dakwah yang diembannya. Kita hanyalah akan mengemukakan fakta kesaksian para tokoh Ikhwanul Muslimin sendiri bahwa manhaj gerakan ini dan pendirinya tidak bisa dilepaskan dari peran penting seorang agen Yahudi, Jamaluddin Al-Afghani.
Sekadar mengingatkan kembali, seorang pembela gerakan Ikhwanul Muslimin dan gerakan Ba’asyiriyyin yakni Abduh ZA di dalam bukunya “Saya Teroris? Saya Khawarij?”, hal. 311-312, cetakan1-Juni 2006, Pustaka Al-Kautsar) yang menempatkan “Syaikh Jamaluddin Al-Afghani” dalam urutan pertama “daftar para ulama dan syuhada yang dilecehkan Al-Ustadz Luqman” (ibid, hal.311).
Abduh berkata:”Al-Ustadz Luqman bin Muhammad Ba’abduh berkata,”Bahkan pendiri kelompok ini banyak terpengaruh oleh pemikiran seorang Syi’ah Rafidhah, yaitu Jamaluddin Al Afghani”
Abduh melanjutkan:”Demikian, tuduhan dan pelecehan Al Ustadz Luqman kepada Syaikh Jamaluddin Al Afghani rahimahullah, seorang ulama besar dari Afghanistan yang diakui umat dan telah berjasa besar bagi Islam dam kaum Muslimin, di mana sebagian kalangan bahkan menyebut beliau sebagai seorang mujadid atau reformer saat itu. Padahal, mengatakan seorang muslim sebagai Syi’ah Rafidhah, sama saja dengan mengafirkannya. …Benarkah Jamaluddin Al-Afghani seorang Syi’ah Rafidhah? Ustadz Samir Halabi berkata,”Sebagian pengamat mengatakan bahwa Jamaluddin Al-Afghani adalah orang Iran dari kota Asadabad, dekat kota Hamdan. Mereka menganggap bahwa Al-Afghani bermadzhab Syi’ah Ja’fariyah, sekalipun beliau terkenal dengan penisbatannya kepada negeri Afghanistan, bermadzhab Sunni, menyebutkan kata Al-Afghani untuk dirinya, dan kedekatannya bersama para uylama Ahlu Sunnah di berbagai negeri Islam yang beliau kunjungi…Secara keseluruhan, semua dalil yang mengatakan Al-Afghani sebagai orang Iran dan bermadzhab Syi’ah tidak bisa dipertanggungjawabkan. Semuanya terpatahkan dengan sendirinya oleh buku-buku karya Jamaluddin Al-Afghani dan perjalanan hidupnya, di mana semua itu menunjukkan dengan jelas bahwa beliau adalah orang Afghanistan yang Sunni, dan bukan orang Iran yang Syi’ah” (Siapakah.., hal.311-312).
Benarkah ucapan Ustadz Samir Halabi yang dinukil oleh Abduh ZA ini? Dan jangan anda terkejut kenapa Abduh ZA sedemikian meradang ketika Jamaluddin Al-Afghani sedikit diungkap kesesatannya oleh Ustadz Luqman, karena orang ini adalah “pemilik Pan Islamisme/Wihdatul Firqah” yang memberikan inspirasi bagi gerakan Al-Banna dengan Ikhwanul Musliminnya sebagaimana As-Surkati dengan Hizbul Irsyadnya. Saudaraku kaum Muslimin, silakan anda menyimak profil ulama dan syuhada yang dimiliki oleh Abduh ZA yang salah satu bukunya direkomendasikan kepada umat oleh Muhammad Arifin Badri.” (Badai Fitnah, Bab Jamaluddin Al-Afghani Manusia Seribu Wajah Pujaan Surkati)

Dalam bukunya, “Mudzaakaraatud Da’wah wad Da’iyyah” halaman 182, Hasan Al-Banna memberikan pujian kepada Jamaluddin Al-Afghani, murid-muridnya dan dakwahnya:
“Musthafa Kamil dan Farid, demikian pula tokoh sebelum keduanya, Jamaluddin Al-Afghani dan Muhammad Abduh telah sukses membangun kebangkitan Mesir(!), seandainya suatu bangsa mau mengikuti jalan mereka, serta tidak menyimpang darinya, sungguh bangsa tersebut akan dapat meraih cita-citanya atau paling tidak ia akan memperolah kemajuan yang cukup signifikan dan tak akan mengalami kemunduran. Juga akan mendapatkan keberuntungan dan tak akan mengalami kerugian.”
Muhammad Dhaya’uddin Ar-Rais, menulis dalam majalah “Ad-Da’wah” (Ikhwaniyyah), Edisi 13 Rajab 1397, hal.22:
“Sesungguhnya bangsa ini (Mesir), yang telah dipilih oleh Jamaluddin sebagai lahan penyebaran risalahnya demi kembalinya kekuatan Islam, hal mana telah dibaca oleh Muhammad Abduh, pencetus bangkitnya kajian ilmu-ilmu keIslaman. Semangat ini kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Rasyid Ridla, Thanthawi Jauhari, Farid Wajdi dan selain mereka….yang kemudian memunculkan JAMA’AH IKHWANUL MUSLIMIN yang sejalur dengan “mushlihin “ pendahulunya.
Dalam sebuah makalah yang ditulis oleh Shaleh Asymawi dalam majalah “Ad-Da’wah” (Ikhwaniyyah) Edisi 21 Rabi’ul awwal 1398H, hal.23 dengan judul “Hasanul Banna Marhalah fii Taariikhil Kifaahil Islami”, ia mengatakan:
“Cara yang ditempuh Hasan Al-Banna dalam perangnya melawan penjajahan dan semangat revolusi kemerdekaan yang dikobarkannya serta dakwahnya untuk persatuan Islam adalah dengan menciptakan sistem halaqah model baru yang diadopsi dan dimodifikasi dari model halaqah Jamaluddin Al-Afghani sebelumnya. Yang kesemuanya untuk tujuan memperjuangkan Islam. Dan nyata sekali bahwa Hasan Al-Banna telah berhasil mengawinkan dua model perjuangan, yaitu model yang telah digariskan oleh As-Sayyid Jamaluddin –sang tokoh revolusi kemerdekaan- dengan model perjuangan Muhammad Abduh”
Diantara karya tulis yang paling mengejutkan yang pernah saya (penulis) baca tentang pujian terhadap Jamaluddin Al-Afghani Al-Masuuny adalah tulisan Mahmud Abdul Halim Ash-Shufiy, salah seorang tokoh Partai Ikhwanul Muslimin dalam bukunya: “Al-Ikhwanul Muslimun Ahdats Shana’at Taarikh” jilid 3, hal.574:
“Sejarah Jamaluddin telah menjadi saksi bahwa mayoritas murid dan sahabatnya yang menonjol adalah dari kalangan non muslim, diantaranya adalah ADIB ISHAQ AL-MASIIHI AD-DIMASYQI dan YA’QUB SHANU’ AL-YAHUDI.
Jamaluddin telah memberikan motivasi khusus kepada Adib Ishaq untuk membidani lahirnya dua surat kabar “MISHR” dan “AT-TIJAARAH”. Dia dua surat kabar ini dimuat tulisan-tulisan Jamaluddin sendiri.
Selain itu dia juga mendorong Ya’qub Shanu’ untuk menagani majalah humor “ABUN NADHAARAH AZ-ZURAQAA’”
Pada bagian lain tulisannya, ia (Mahmud Abdul Halim) juga mengatakan:
“Singkat kata, bahwa sosok kehidupan Al-Afghani persis seperti yang disinyalir oleh hadits Nabi yang mulia:
“Sesungguhnya Allah akan membangkitkan dari umatku -di setiap seratus tahun- seorang pembaharu (mujaddid) bagi agamanya” (!!!!)
[Perhatikan pernyataan gembong besar Ikhwan ini!!?]
Aku (penulis) mengatakan: Dengan ini menjadi jelaslah bagi anda, wahai para pembaca, dari tulisan yang saya paparkan sebelumnya, dengan dukungan data-data yang rinci yang berasal dari berbagai literatur (yang relevan dengan pembahasan tersebut). Dengan demikian anda akan mengetahui secara gamblang: BAHWA DAKWAH HASAN AL-BANNA ADALAH DAKWAH YANG SEJALAN (dan sejalin, -pent) DENGAN DAKWAH JAMALUDDIN AL-AFGHANI.
Fakta ini telah dikuatkan oleh pernyataan-pernyataan para murid dan koleganya dalam pembahasan sebelumnya, serta akan diperjelas lagi secara rinci pada bab-bab berikutnya. Wabillahittaufiq.
Kami (penyusun) katakan: Setelah penjelasan ini semua yang ditulis oleh Farid bin Ahmad dalam bukunya “”Da’watul Ikhwanil Muslimin fi Mizanil Islam”, masihkah anda merasa aneh dengan pernyataan mereka: “Sesungguhnya peperangan kita dengan Yahudi bukanlah karena aqidah”(??!)
Bagaimana Ikhwanul Muslimin akan memerangi kaum Yahudi tersebut karena aqidah, sementara melalui Hasan Al-Banna kemudian melalui Jamaluddin Ar-Rafidhi Al-Yahudi ternyata Ikhwanul Muslimin juga memiliki kaitan historis dengan kaum Yahudi Fremasonry itu sendiri sebagaimana pujian-pujian para tokoh mereka terhadap tokoh organisasi Yahudi ini!!
Jika tidak karena aqidah, lalu karena apa? Mereka akan menjawab: “karena mereka telah merampas tanah Palestina, mengusir penduduknya dan membunuh yang tersisa!” (Al-Ikhwan Al-Muslimun Mendzalimi Anuerah Allah, hal.197, Farid Nu’man).
Farid Al-Ikhwani menegaskan: “Tentang pernyataan Syaikh Al Qardhawy bahwa peperangan kita dengan Yahudi bukanlah perang aqidah, melainkan karena mereka merampas tanah kaum muslimin, mengusir dan memerangi penduduknya telah ia terangkan dalam fatwa-fatwanya. Syaikh berkata, “Pengingkaran mereka terhadap ucapan saya, Sesungguhnya kami memerangi Yahudi bukan karena akidah, adalah sebuah hakikat yang dibenarkan kenyataan” (ibid, hal.199).
Benar, demikianlah “sebuah hakekat yang dibenarkan oleh kenyataan”, sejak kapan aqidah menjadi hal terpenting bagi dakwah Ikhwanul Muslimin? Kuasai parlemen..kuasai parlemen, gulingkan “thaghut” dan tegakkan Syari’at Islam!
Bagaimana mereka akan menegakkan syaria’t Islam sementara demokrasi ala Yunani dan demonstrasi campur baur laki perempuan ala kuffar adalah “platform” JIHAD Ikhwanul Muslimin?! Dari rahim gerakan Ikhwaniyyah-lah lahir dan disuburkan gerakan pengkafiran terhadap muslimin dan para penguasa muslim serta pengeboman bunuh diri di sana sini!! Bahkan merekalah yang pertama kali menumbangkan aturan-aturan syari’at Islam sebelum kekuasaan di negara ini dapat direbutnya!! Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
(penyusun: Abdul Hadi)

Rabu, 23 Januari 2008

SEJARAH ZIONISME

SEJARAH ZIONISME
Konsep zionisme pada awalnya lahir dari perut tradisi kaum protestan di Inggris pada abad ke-17.
Tahun 1621 Masehi adalah merupakan tahun awal dari sejarah gerakan zionisme ,
yaitu ketika seorang pengacara Inggris yang bernama Hazzi Fisher menerbitkan sebuah buku yang berjudul :
"The Great International Return " atau" The Call to Judah", yang menyerukan agar orang-orang Yahudi
kembali ke Palestina.

Adapun tendensi dari pemikiran ini pada awalnya hanya berkembang sebagai suatu wacana saja.
Bahkan hal itu hanya berupa semacam suatu legenda yang disebut dengan Judeo Kristen.
yang sekarang gerakan itu muncul kembali di Amerika serikat, khususnya di tengah kalangan fundamentalis kristen protestan.

Tadinya konsep ini mengambang dan tidak bertendensi politis.
Akan tetapi setelah berkembang dikalangan para intelektual, konsep ini kemudian menjelma
menjadi sebuah latar belakang bangkitnya kembali spirit dari kaum Yahudi untuk kembali ke Palestina.
dengan bernuansakan politik yang lebih kental.
Apa lagi setelah beberapa pemikir zionisme menduduki posisi strategis di puncak pengambilan keputusan,
seperti George Gawler Seorang Gubernur yang berasal dari Australia Selatan dan Henry Innes seorang menteri kelautan inggris. Innes pernah menulis memo pada tahun 1839 ke Amerika Utara dan Eropa.
Oleh seorang bangsawan Inggris, Palmeston, memo itu kemudian di ajukan ke Ratu Victoria.
Adapun isi dari pada memo tersebut adalah meminta dukungan untuk mengembalikan
kaum yang Yahudi yang tersebar di seluruh dunia ke Palestina.
Dari sinilah awal dari bertemunya dua kepentingan yaitu kepentingan Imperialis
dan kepentingan Zionis.
Pada era inilah Imperialisme Barat menugaskan Yahudi sebagai problem solver
dalam meghadapi persoalan dikawasan Timur-Tengah. Zionisme berusaha untuk memanfaatkan kekuatan dari kaum muliter Imperialis guna mendirikan Negara Israel di Palestina.

Perkembangan gerakan ini kemudian banyak di perankan oleh seorang yang berprofesi sebagai
Wartawan yang bernama Theodore Herzl dia merupakan keturunan Yahudi yang berkebangsaan Hungaria.
Ia berhasil mengembangkan doktrinnya sejak tahun 1882, guna mencarikan tempat yang aman bagi kaum Yahudi.

Herzl mengarang buku yang berjudul Der Judenstaat dalam rangka untuk memformulasikan
ide-idenya secara sistematis.
Buku ini kemudian banyak mempengaruhi para aktivis-aktivis Yahudi dunia sehingga
pada tanggal 29-31 Agustus 1897 mereka berhasil menggelar konferensi zionisme pertama di kota Bassel Swiss, konferensi itu dihadiri
oleh sekitar 204 delegasi dari 15 negara.
Dari konferensi ini maka lahirlah organisasi Zionis Dunia,
Herzl pun kemudian akhirnya di nobatkan sebagai Bapak
Zionis Dunia dan diangkat sebagai Presiden Organisasi.

Gerakan yang di motori oleh Herlz adalah merupakan suatu gerakan yang bersifat politik bukan bersifat agama.
Zionisme Moderen sangatlah di pengaruhi oleh doktrin-doktrin yang berasal
dari tokoh-tokoh agnostik yaitu tokoh-tokoh yang tidak percaya akan adanya Tuhan,
ia menetang identifikasi judaisme sebagai agama yang dianut oleh Yahudi.
Judaisme hanyalah lebih berfungsi sebagai perekat Yahudi sebagai sebuah ras
manusia super yang melebihi semua bangsa.
Perhatian Herzl lebih di tujukan pada usaha mencari solusi bagi antagonisme Yahudi di dunia.

Esensi Zionisme

Muatan pemikiran zionisme juga banyak di pengaruhi oleh faktor-faktor yang berkembang di dunia
Barat ketika itu. Adapun secara garis besar intinya sebagai berikut:

Pertama, Zionis Politik ( Diplomatik ).

Kelompok inilah yang menyatu dalam budaya Barat, kelompok ini terdiri
dari Leobensikr, moshe Lylynblim, Max Naw daur.
Namun tokoh utama dari semua itu adalah Herzl yang merupakan pendiri
dari zionisme politik itu sendiri.
Adapun orientasi lain dari dari zionisme politik ini adalah aliran
Revisionis yang di pelopori oleh vladimirJabotinsky.
Menurut Dr. Abdul Wahhab Al masiri,
salah seorang pakar tentang zionisme,
mazhab itu hanya merupakan suatu kelanjutan dari aliran Herzl
yang berusaha memindahkan Yahudi Eropa ke Palestina,
dalam waktu segera dan dengan menggunakan segala cara,
terutama kekerasan dan terorisme.

Kedua, Zionisme sosial atau buruh.

Zionisme yang menduduki kawasan palestina sekarang ini adalah mereka yang berimigrasi
kesana dengan cara merampas tanah, mengusir pemilik dan melarang para penduduk
asli menggunakan tanahnya.
Kondisi ini membuat zionis harus menggunakan kekerasan, terorisme dan tindakan represif
terhadap pemilik tanah yang sah.
Sebutan sosialis bagi mereka hanyalah sebuah ungkapan bahwa mereka bekerjasama,
bahu- membahu,dan mengorganisasi kekuatan secara kolektif dalam untuk
mempertahankan tanah jajahan mereka dari
upaya kembalinya penduduk asli.

Ketiga, Zionisme Budaya dan Agama.

Kelompok ini adalah merupakan suatu kelompok yang memiliki suatu keyakinan bahwa
Yahudi adalah merupakan suatu bangsa yang tidak dapat di pisahkan dari Tanah
Palestina dan mereka memiliki hak mutlak disana, yang bersumber darijanji Tuhan dan statusnya
Sebagai bangsa pilihan.

Landasan idiologi

Secara prinsipil gerakan zionisme berpijak pada empat hal utama yaitu: Taurat, Talmud,
Kabala, dan Protokolat. Hal ini bukanlah berati bahwa zionisme tidak keluar dari sumber lain,
masih ada sumber-sumber lain yang bersifat rahasia, tapi sumber yang paling dominan
adalah yang diatas.

1. Taurat

Dalam pengertian Yahudi. Taurat mengandung lima kitab yang dibawa oleh Nabi Musa As yaitu:
Kitab kejadian, kitab keluar, kitab imamat orang lewi, dan kitab hitungan, ulangan, dengan
di perkuat oleh pakar-pakar barat dan ahli perbandingan agama, taurat yang sekarang tidak lain
hanyalah berisikan ayat-ayat dusta dan tulisan-tulisan yang di palsukan yang di jadikan sebagai
garis haluan yahudi baik idiologi, politik, ekonomi dan sosial hingga akhir zaman.
taurat itu di tulis ulang secara menyeleweng oleh para hakamat atau Rabbi Yahudi.

Dari sinilah muncul bibit-bibit supremasi Yahudi sebagai kaum pilihan,
semua bangsa yang bukan Yahudi disebut sebagai ghoyim dan disederajatkan dengan keledai.
Taurat fersi ini membawa pokok-pokok ajaran sebagai berikut :
Pertama, Yahudi adalah bangsa kelas yang tertinggi.
Kedua, manganggap tuhan mereka Yahwe sebagai tuhan yang bengis,
merusak dan selalu menumpahkan darah.
Ketiga, tidak percaya pada hari pembalasan, syurga dan neraka. Ke empat,
menghalalkan khianat, dusta, dan perbuatan keji sebagai cara untuk mencapai tujuan.

2. Talmud

Talmud berasal dari kata lamud yang berarti ajaran.
Talmud mengandung ajaran aqidah Yahudi.
Talmud merupakan ajaran yang disusun oleh hakamat Yahudi
sejak lebih dari 5000 tahun silam.
isinya berupa nasehat, ajaran dan penjelasan -penjelasan taurat.
Talmud moderen terbagi menjadi dua fersi yakni babilonia dan yerusalem.
keduanya sangatlah berbeda jauh baik itu dari segi kuantitatif maupun kualitatif,
hal itu disebabkan karena keduanya di susun dalam kondisi yang berbeda
yaitu pada situai chaos dan kondisi stabil.
kesamaan keduanya hanya terletak pada statusnya sebagai rujukan utama
zionisme internasional karena di yakini berasal dari wahyu tuhan.
tidak akan di anggap sempurna iman Yahudi sebelum mereka mempercayai
seluruh talmud.
bagi meraka menghina ucapan-ucapan hakamat bisa di hukum mati.
Ada pun pokok dari ajaran talmud adalah siang terbagi menjadi 12 jam,
tuhan telah mengakui kesalahannya ketika menghancurkan haikal Sulaiman,
sesungguhnya bangsa Yahudi adalah anak-anak tuhan,
sesungguhnya surga di ciptakan untuk mereka, sedangkan neraka, celaka ,
dan kehinaan adalah merupakan milik ghoyim bangsa bukan manusia,
sesungguhnya tuhan telah memberikan mereka kepemimpinan mutlak di muka bumi,
menghalalkan genosida.

3. Kabala

Kabala berasal dari bahasa ibrani yang berarti qibil yang artinya menerima.
ini adalah merupakan filsafat agama yang bersifat rahasia dan di pegang teguh
oleh Hakamat Yahudi.
Ia merupakan bentuk penafsiran terhadap kitab suci dengan menggunakan
pendekatan sufistik dan rahasia, kabala menerima doktrin okultisme (ilmu sihir)
secara rahasia.

Menurut Dr. Al- Masiri, salah seorang ahli tentang akidah Yahudi yang
berkebangsaan Mesir, gerakan Zionisme merupakan suatu paham yang lahir dari rahim
filsafat Kabala begitu juga hal nya dengan Nazisme Adolf Hitler,
Sigmund Freud. mereka sendiri tumbuh dalam lingkungan ajaran ini.

Kabala sangat berpengaruh besar bagi bangsa Yahudi.
Mayoritas mereka di dunia tidak mengimani tuhan tapi iman kepada bangsa Nabi Musa.
Kesucian tuhan di transformasi ke bangsa yahudi.
Kabala menjadi esensi dari pada gerakan zionisme.
Ketika Yahudi memandang Palestina sebagai negrinya,
maka harus menjadi negrinya.

4. Protokolat

Dokumen ini memuat 24 poin teori untuk menguasai dunia. ini merupakan dokumen rahasia.
yang berisikan keputusan-keputusan yang di buat oleh hakamat yahudi, dan kaum intelek Zionis.
adapun isi dari protokolat tersebut adalah memecah belah semua umat manusia,
dan penaklukan agama.
karena orang yahudi jumlahnya lebih kecil, tidak lebih dari dari 13 juta Yahudi di dunia maka
strategi yang di gunakan adalah cara-cara teror dan konspirasi, mengadu domba, menghasut
dan memfitnah yang di benarkan oleh ke empat sumber di atas.
Hal tersebut menjadi mudah bagi zionisme karena mereka menguasai emas, persenjataan,
sistem moneter, dan politik internasional, hampir dari seluruh peperangan yang terjadi
di dunia ini, di tengarai di dalangi oleh kekuatan ini.
Mengendalikan dunia dengan uang, kekuasaan, dan teror, itulah ambisi dari kaum yahudi,
pelestina harus menjadi tanah air mereka.
 

KATA-KATA BIJAK

  • KATA-KATA BIJAK

  • Orang yang cerdik adalah yang mampu mengendalikan hawa nafsuhnya dan berbuat sesuatu sebelum kematiannya, sedangkan orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan keinginan nafsuhnya dan menghayalkan berbagai angan -angan.
  • Siapa yang banyak tertawa,wibawanya merosot,siapa yang banyak bercanda niscaya akan di remehkan,siapa yang banyak bicara banyak dustanya,siapa yang banyak dustanya, sedikit rasa malunya, siapa yang sedikit rasa malunya, tipis waranya, siapa yang tipis waranya mati hatinya.
  • Tiga hal yang membuat aku merasa heran hingga menyebabkan aku tertawa : - Orang yang memburu dunia sementara maut menjemputnya. - Orang yang lalai padahal dia tidak di lalaikan. - Orang yang tertawa terbahak-bahak, namun tidak menyadari apakah Tuhan semesta membenci atau meridhoinya.
  • Barang siapa meminta kaya di dunia, maka sesungguhnya dia telah terfitnah, barang siapa diberi kefakiran di dunia dia akan bersedih ,barang siapa yang mencintai dunia dunia akan menghinakannya,dan barang siapa menoleh kepada dunia, dunia akan membutakannya. Sesungguhnya Allah mempunyai hamba yang cerdik mereka melepaskan dunia dan takut terhadap fitnah. Dan mereka menjadikan amal sholeh sebagai perahunya.


BERCERMIN DARI KLAIM NEGRI JIRAN

 BERKACA DARI KLAIM MALAYSIA

Polemik tentang pengklaiman yang dilakukan oleh Malaysia beberapa waktu lalu masih belum menemukan titik terang. Lagu Rasa Sayange yang dipakai Malaysia dalam promosi wisatanya mengundang amarah orang-orang Indonesia karena lagu Rasa Sayange adalah lagu daerah Maluku. Selain lagu Rasa Sayange, Malaysia juga mengklaim kain batik, angklung, rendang, reog, congklak, dan beberapa kebudayaan Indonesia sebagai kebudayaan asli Malaysia. Hal ini belum ditambah persoalan lama tentang kepulauan Sipadan dan Ligitan yang sudah menjadi milik Malaysia serta kasus blok Ambalat.
Pengklaiman tersebut kontan memicu amarah bangsa Indonesia, karena menganggap Malaysia tidak pernah meminta ijin kepada Indonesia tentang penggunaan lagu tersebut dan juga sakit hati masalah lama. Media di Indonesia sangat gencar memberitakan pengklaiman ini, sehingga muncul sebuah gagasan untuk “Mengganyang Malaysia” seperti jaman Presiden Soekarno. Namun gagasan ini tak sepenuhnya disetujui pemerintah karena permasalahan ini harus diselesaikan dengan cara yang dingin.
Orang Indonesia yang tidak puas akan kondisi ini lantas menyerang berbagai situs Malaysia dengan virus, salah satu situs yang diserang adalah www.rasasayang.com.my. Dunia internet ramai dihiasi adu pendapat antara Indonesia-Malaysia, bahkan terkadang adu pendapat itu malah saling melecehkan. Orang Indonesia bilang bahwa Malaysia adalah Negara yang tidak berbudaya sehingga mengklaim budaya lain. Lalu Malaysia dituding sangat rakus dan diskriminatif, sehingga orang Indonesia memplesetkan Malaysia sebagai Malingsia. Seperti tak mau kalah orang Malaysia juga mengejek-ejek Indonesia sebagai Negara miskin bodoh yang menganggap masalah remeh seperti ini sebagai masalah besar sedangkan masalah seperti korupsi seperti dilupakan. Bahkan orang Malaysia menyebut Indonesia sebagai Indonlacur, karena banyak mengirim wanita ke banyak Negara sebagai pelacur.
Adu tuding ini malah semakin meruncingkan permasalahan yang ada sehingga terkadang menjadi keluar dari masalah inti. Namun pada hari selasa tanggal 13 november 2007 Malaysia mengakui secara defacto bahwa lagu rasa sayange sebagai lagu dari Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh menteri kebudayaan malaysia Dr Rais Yatim pada pertemuan dengan mentri kebudayaan Indonesia Jero Wacik. Semoga saja pengakuan secara de facto Malaysia ini bisa mengakhiri problematika yang ada.
Tapi ada sebuah pelajaran yang dapat kita ambil dari pengklaiman Malaysia terhadap kebudayaan Indonesia, bahwa sebagai bangsa yang memiliki banyak kebudayaan sepatutnya Indonesia menghargai kebudayaan yang dimiliki dan melestarikannya. Masyarakat kita juga cenderung terbelenggu pada kebanggaan pada budaya luar khususnya budaya barat seakan kita tak pernah tahu budaya sendiri, padahal orang barat justru sangat bangga akan budaya kita. Sebagai contoh adalah Angklung, di Malaysia, Belanda, dan Kanada Angklung mendapat respon yang sangat bagus sehingga anak-anak di Negara tersebut diajarkan bagaimana cara memainkan angklung. Dan yang paling mencengangkan bahwa di Malaysia musik Angklung sudah menjadi trend musik baru bagi para kaum mudanya. Kaum muda di Malaysia tidak canggung memainkan angklung di jalanan atau berbagai festival di Malaysia.
Bangsa Indonesia sangat marah besar ketika hasil karyanya diklaim orang lain dan dibajak orang lain. Sungguh sebuah ironi karena bangsa pembajak terbesar di dunia bisa marah ketika hasil karyanya dibajak. Apa mungkin ini balasan Tuhan kepada bangsa pembajak, sehingga Dia mentakdirkan orang asing membajak karya cipta bangsa Indonesia. Inilah yang dirasakan para pencipta karya dan pemilik hak cipta, sedih sekaligus marah besar. Mungkin ini penyebab bangsa asing tidak mau memihak Indonesia atas Klaim Malaysia terhadap lagu Rasa Sayange, karena mereka merasa sakit hati produknya banyak dibajak di Indonesia. Apa sih yang tidak dibajak di Indonesia, musik, film, buku, software, parfum, pakaian, semua dibajak dengan sukses. Saya tidak menyalahkan sepenuhnya pembajakan di negeri ini karena memang negeri ini belum mampu membeli produk asli yang mahal harganya. Tapi setidaknya kita juga bisa bersikap dingin dan tidak munafik dan lebih menitikberatkan pada persoalan yang lebih fundamental di negeri ini..
Lalu bagaimana mencitrakan Indonesia yang berbudaya? Sulit menjawabnya. Mungkin seharusnya yang menjadi pertanyaan adalah mengapa bangsa asing lebih mengenal Malaysia dibanding Indonesia atau lebih mengenal Bali daripada Indonesia. Pertama adalah promosi pariwisata Indonesia di luar negeri sangat minim jika tidak boleh dikatakan nothing. Malaysia yang sangat gencar dengan branding “Trully Asia” nya tentu lebih dikenal di luar negeri. Alasan kedua adalah keengganan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk melestarikan warisan budaya bangsanya sehingga wisatawan asing tidak tertarik untuk datang ke Indonesia, karena tidak ada hal yang unik. Sejauh yang saya tahu hanya di Bali lah orang dapat merasakan pengaruh kental budaya setempat tanpa mati dibunuh budaya asing. Dan alasan terakhir adalah kondisi keamanan dan sosial politik Indonesia yang tidak stabil sehingga wisatawan asing takut berkunjung ke Indonesia. Sebuah pekerjaan yang cukup berat dan konsistensi yang tinggi, tapi bisa dilakukan bila semua warga Indonesia konsen akan hal ini.

pengklaiman lagu rasa sayange oleh Malaysia

pengklaiman lagu rasa sayange oleh Malaysia
“Rasa Sayange Milik Kita”

Minggu, 21-10-2007 | 01:44:36

PENGKLAIMAN lagu Rasa Sayange oleh Malaysia mungkin masih melekat erat di benak semua masyarakat Indonesia. Walaupun sudah diprotes, dengan tenangnya Malaysia seolah-olah tak peduli dan tetap memakai lagu itu sebagai jingle di promosi paket wisatanya.

Dalam edisi kali ini BPost mewawancarai Mantan Wakil Kepala Perwakilan RI di Malaysia, Abdurrachman Mohammad Fachir saat berkunjung ke Banjarmasin, akhir Ramadhan 1428.

Walaupun sudah meninggalkan Malaysia dan terpilih menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Arab Mesir, komentarnya tetap relevan dalam upaya menuntaskan polemik ini. Apa saja komentar beliau tentang ‘pengklaiman’ ini? Berikut wawancaranya dengan BPost.

Bagaimana tanggapan Anda tentang pengklaiman lagu ini?

Menurut saya pribadi lagu Rasa Sayange tentunya milik Indonesia. Beberapa bukti baru sudah ditemukan seperti dalam piringan hitam yang direkam Lokananta tahun 1958. Kemudian dibagi 15 Agustus 1962 sebanyak 100 keping tertepatan saat pelaksanaan pesta olahraga Asian Games di Jakarta oleh Presiden Soekarno.

Presiden Soekarno memberikan piringan hitam tersebut sebagai cenderamata kepada pimpinan kontingen tiap negara peserta Asian Games dimana lagu Rasa Sayange menjadi salah satu dari delapan lagu yang ada.

Piringan hitam yang merekam delapan lagu-lagu rakyat seperti Rasa Sayange, Caca Marica, Suwe Ora Jamu, Gelang Sipatu Gelang, dan Rayuan Pulau Kelapa, di antaranya Rasa Sayange dari Maluku tersebut masih terdokumentasi dengan baik di perusahaan rekaman milik negara, Lokananta Solo. Pengklaiman lagu ini secara sepihak dan perlu diselesaikan dengan diplomasi.

Apa saja latar belakangnya?

Walaupun sudah reda, hingga kini memang polemik mengenai lagu Rasa Sayange (Rasa Sayang, versi Malaysia-Red) memang masih terus berlangsung. Pemerintah Malaysia membantah pernah mengklaim lagu tersebut sebagai lagu asli dari Malaysia. Malaysia melihat lagu itu sudah menjadi lagu masyarakat Melayu.

Menurut Malaysia, lagu Rasa Sayange adalah lagu nusantara, lagu rakyat. Kalau pergi ke Malaysia, pergi ke Brunei, Singapura, dan mereka pun menyanyikan lagu yang sama.

Mereka membantah penggunaan lagu Rasa Sayange menjadi lagu resmi promosi ‘Malaysia Truly Asia’ itu otomatis sebagai bentuk klaim dari Malaysia atas lagu tersebut. Malaysia tidak mengklaim lagu ini. Ini adalah lagu semua masyarakat rumpun Melayu yang menggambarkan kegembiraan.

Selain itu menurut Malaysia, sebelum Indonesia atau Malaysia merdeka, sudah ada lagu ini. Karena itu, sudah tidak perlu lagi mempersoalkan dari mana lagu tersebut berasal.

Apa yang sudah dilakukan kedutaan RI di Malaysia?

Dengan cara damai dan diplomasi pasti yang kita tempuh. Departemen Luar Negeri dan pemerintah Indonesia sudah lama menyampaikan draf tersebut kepada pemerintah Malaysia tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan.

Tak hanya masalah lagu, untuk kasus lebih besar seperti TKI, kita juga telah membuat kesepakatan bilateral mengenai Mandatory Consuler Notification (MCN) yang mengatur kerjasama dalam penanganan warga negara lain yang dituduh melakukan tindakan kriminal.

Dengan adanya kesepakatan MCN itu diharapkan, pemerintah Malaysia segera melaporkan bila ada WNI yang ditahan, satu atau dua kali 24 jam, setelah ditangkap agar kedutaan bisa segera memberikan pelayanan.

Selama ini apa yang menjadi kendala?

Banyak kendala yang dihadapi. Diantaranya peran pers yang tak mendukung. Banyak kasus atau kejadian di Malaysia selalu mencari kambing hitam. Yang kena kan pendatang dari Indonesia. Di Malaysia ada semacam stereotipe, kalau pendatang dari luar terutama Indonesia seperti TKI adalah pelaku kriminal.

Kalau terjadi pemukulan atau penganiayaan terhadap TKI pers di Malaysia seakan tutup mata. Itu baru hal terkecil. Apalagi hal seperti pengklaiman lagu Rasa Sayange, pers mereka akan membela habis habisan. Susahnya, mereka tak memberikan hak jawab yang semestinya ke KBRI.

Setelah Anda pindah, bagaimana perjuangan semua kepentingan RI di Malaysia?

Kan ada pengganti saya di sana. Merekalah yang akan mengurus kembali secara diplomasi kasus kasus yang terjadi yang menyangkut masyarakat Indonesia di Malaysia. Yang pasti secara berkesinambungan akan mengurus bagaimana kepentingan masyarakat Indoneia.

Apa visi Anda menjalin kerjasama untuk diplomasi selanjutnya di Republik Arab Mesir?

Kita tetap berkeinginan semua hal yang menyangkut kepentingan dan hubungan antarnegara diurus dengan diplomasi.

Bagaimana pun penyelesaian dengan cara damai menjadi etika dan bagian dari hukum internasional. Kalau memang sudah diberi kewenangan tentunya akan kita laksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. ncu

Biodata
Nama : Abdurrachman Mohammad Fachir
TTL : Banjarmasin, 26 Nopember 1957,
Istri : Yasmin Sukmawira
Pendidikan :
- Fakultas Sastra dan Bahasa Arab IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1983)
Jabatan :
- Mantan Wakil Kepala Perwakilan RI di Malaysia
- Duta Besar Indonesia Untuk Republik Arab Mesi